“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi lowongan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi untuk mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja di Kota Bandung,” kata Yayan, Senin, 28 September 2026.
Ia berharap, dengan semakin terbukanya akses terhadap peluang kerja, pencari kerja memiliki lebih banyak pilihan dan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi, pengalaman, maupun minatnya.
Pemanfaatan sistem digital dalam pelaksanaan job fair juga merupakan bentuk adaptasi layanan ketenagakerjaan terhadap perubahan pola rekrutmen.
Disnaker Kota Bandung terus mendorong agar layanan penempatan tenaga kerja semakin mudah diakses, responsif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Melalui Virtual Job Fair ini, Yayan berharap, proses pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja dapat berlangsung lebih efektif serta menghasilkan penempatan tenaga kerja yang lebih optimal.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan