detikcom

Pria berusia 49 tahun itu menjelaskan bahwa es tersebut bukan berbahan sponsa tau kapas, melainkan es asli yang dipasok dari pabrik yang berada di Depok.

Usai menjelaskan asal usul dagangannya Suderajat mengaku mengalami kerugian karena dagangannya yang di remas dan di hancurkan.

Bukan hanya itu Suderajat juga mengalami kekerasan karena dipukul dan di tending oleh aparat oknum tersebut.

Usai viralnya kekerasan dan juga perusakan barang dagangan tersebut kini Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat menyambangi rumah pedagang es kue tersebut.

Pada kunjungan tersebut, pihak TNI dan Polri juga menyerahkan bantuan kepada Suderajat.
“Dari pertemuan tersebut, Dandim 0501/JP dengan penuh rasa kekeluargaan dan kebersamaan mendatangi Bapak Suderajat secara langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan ikhlas,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1).

Rizki Oktaviani
Editor