Pembangunan sendiri direncanakan berlangsung sejak hari Senin minggu lalu. Pihaknya kata Luthfi sudah rapat dengan kewilayahan untuk sosialisasinya meluruskan bahwa disana bukan hanya skatepark.
Lanjutnya di taman tersebut selain ada plaza dan seating area juga ada wahana untuk sepeda (push bike).
“Sepatu roda mah nggak. Kalau nggak salah nggak ada, Kalau yang ada sepeda kecil, push bike, area kecil,” tuturnya.
Masih kata Luthfi taman seluas 2.800 meter persegi itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 3.1 miliar dan akan selesai dikerjakan pada Desember 2026 mendatang.
“Satu tahun anggaran saja. Nanti nggak tahu, mungkin ada. Karena kan memang anggarannya nggak cukup juga. Kemarin kan kena rasionalisasi, ya. Jadi secukupnya dulu, yang penting nggak tergenang kaya sekarang. Sekarang kan kalau hujan, ya udah menggenang. Itu udah lama nggak disentuh taman fitness. Terus Pak Wali kan mau ada rencana penamaan taman baru tuh. Mungkin sekalian nanti launching-nya di sana,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan