Kejar Target 430 Ton Per Hari, Pemkot Bandung Segera Kick Off Penanganan Sampah

Kejar Target 430 Ton Per Hari, Pemkot Bandung Segera Kick Off Penanganan Sampah (dok Pemkot Bandung).

Kejar Target 430 Ton Per Hari, Pemkot Bandung Segera Kick Off Penanganan Sampah

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memulai langkah penanganan sampah secara intensif pekan ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan, terutama setelah dihentikannya kerja sama pembuangan ke TPA Pasir Bajing.

Usai menggelar Rapat Kordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengungkapkan, ada tiga tahap penyelesaian masalah sampah, yaitu penanganan, pemulihan, dan penormalan.

“Pada tahap ini, yakni penanganan, ada titik-titik kumpul timbunan sampah di 136 lokasi yang harus segera dimusnahkan. Sampah dari titik kumpul akan dibawa ke TPS terdekat dan dimusnahkan dengan insinerator. Namun, pembuangan ke TPA Sarimukti masih tetap berjalan,” ujar Erwin di Kantor DLH Kota Bandung, Senin 24 Februari 2025.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Dari total timbunan sampah harian, sekitar 430 ton masih belum tertangani. Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Bandung menargetkan pemusnahan 430 ton sampah per hari dalam tiga bulan ke depan.

Selain itu, upaya memperluas Kemitraan Bank Sampah (KBS) hingga 700 titik juga terus dikejar guna mengurangi jumlah sampah yang harus dikirim ke TPA.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Bandung, Dudy Prayudi mengakui, persoalan sampah masih menjadi tantangan utama. Pasalnya, sejak 3 Oktober 2024, kuota pengiriman sampah ke TPA Sarimukti dikurangi dari 170 ritase menjadi 140 rit per hari.

Meski ada tambahan lima rit pada 8 Februari hingga 10 Maret 2025 (sehingga jatah ritase bertambah menjadi 145 rit), setelahnya jumlah ritase ini akan kembali turun ke 140 rit per hari. Sedangkan rata-rata produksi sampah Kota Bandung masih mencapai 154 rit per hari.

“Artinya, ada 14-15 ritase sampah per hari yang belum bisa terangkut ke TPA dan ini harus segera kami selesaikan,” jelas Dudy.

Berdasarkan data DLH Kota Bandung, rata-rata pengiriman sampah ke TPA Sarimukti sepanjang 1-22 Februari 2025 adalah 146 rit per hari, dengan rincian:
– 1–6 Februari: 155 rit per hari
– 7–13 Februari: 142 rit per hari
– 14–22 Februari: 143 rit per hari

Selanjutnya, untuk mengatasi keterbatasan kuota pengiriman sampah ke TPA, Pemkot Bandung menyiapkan beberapa langkah strategis, di antaranya:
1. Optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
2. Kerja sama dengan Mesin Olah Runtah (MOTAH) milik BBWS.
3. Pemusnahan sampah dengan MOTAH di Kota Bandung.
4. Pemusnahan sampah dengan mesin pirolisis di TPST Cicukang Holis dan Babakan Siliwangi.
5. Optimalisasi Bank Sampah.
6. Optimalisasi program magotisasi di tingkat kelurahan.
7. Penambahan RW KBS (Kemitraan Bank Sampah).

Sebagai pamungkas, Dudy juga menyebut kick off penanganan sampah Kota Bandung akan digelar beberapa hari ke depan. Meski begitu, DLH Kota Bandung akan mengkoordinir terlebih dahulu hal-hal teknis terkait kick off tersebut.

“Kami perlu berkoordinasi lebih lanjut. Akan kami update segera informasinya dalam beberapa waktu ke depan,” tutur Dudy.




Amunisi Pemkot Bandung Tuntaskan Masalah Sampah Makin Lengkap

Amunisi Pemkot Bandung Tuntaskan Masalah Sampah Makin Lengkap (dok Pemkot Bandung).

Amunisi Pemkot Bandung Tuntaskan Masalah Sampah Makin Lengkap

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung semakin memperkuat strategi dalam menangani permasalahan sampah seiring peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025. Dengan tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”, HPSN tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menegaskan, persoalan sampah menjadi prioritas utama dalam kepemimpinan Farhan-Erwin. Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkot Bandung menerapkan tiga pendekatan utama: penanganan, pengendalian, dan penormalan.

Saat ini terdapat sekitar 135 titik kumpul sampah liar yang menjadi perhatian utama pemerintah.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Kami berupaya mengidentifikasi titik-titik ini dan memastikan sampah di sana diangkut ke TPST untuk dimusnahkan. Dari sekitar ton sampah yang dihasilkan setiap hari, masih ada sekitar 400 ton yang belum dapat diselesaikan. Kami berkomitmen untuk menuntaskan jumlah ini melalui berbagai upaya,” ujar Erwin di The Hallway Space, Pasar Kosambi, Sabtu 22 Februari 2025.

Menurutnya, sejumlah program yang telah berjalan, seperti maggotisasi, bank sampah, dan Kang Pisman, akan terus diperkuat. Selain itu, teknologi pengolahan sampah seperti Wisanggeni, Motah, dan Pyrolisis juga akan dioptimalkan.

Untuk itu, Erwin mengajak, peran aktif seluruh masyarakat dalam pengelolaan sampah, dimulai dari rumah dengan memilah sampah dan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita lakukan pengelolaan sampah dengan baik dan niatkan sebagai bagian dari ibadah kita,” pesan Erwin.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudi Prayudi menyampaikan, kegiatan ini melibatkan 108 peserta, termasuk anak-anak dari komunitas Bocil (Bocah Cilik Cinta Lingkungan). Ada pun hasil penimbangan sampah yang telah dipilah oleh para peserta, adalah sebagai berikut:

  1. Sampah organik: 50 kg
    2. Sampah anorganik: 15,2 kg
    3. Sampah residu: 33 kg

“Sampah organik yang telah dipilah akan diolah melalui rumah maggot dan komposter. Jika masih ada kelebihan, sampah akan disetorkan ke rumah maggot di dekat Pasar Kosambi,” ujar Dudi.

Ia juga menjelaskan, saat ini, 149 dari 151 kelurahan di Kota Bandung sudah memiliki rumah maggot. Setiap rumah maggot mampu mengolah hingga 1 ton sampah organik per hari.

Sampah anorganik akan disalurkan ke bank sampah. Kota Bandung memiliki Bank Sampah Induk serta sekitar 700 bank sampah unit yang tersebar di sekolah dan lingkungan pemerintahan.

Kota Bandung saat ini memiliki empat TPST yang beroperasi, yakni TPST Nyengseret, TPST Tegalega, TPST Babakan Siliwangi, dan TPST Batununggal.

Dalam waktu dekat, TPST Cicukang Holis akan mulai beroperasi pada April 2025, disusul TPST Gedebage pada November 2025. Dengan demikian, pada awal 2026 akan ada enam TPST yang berfungsi optimal.

“Berdasarkan perhitungan kami, jika semua TPST ini beroperasi dengan baik, maka sekitar 500 ton sampah per hari dapat dimusnahkan,” ucapnya.

Selain itu, Dudi juga menyampaikan, terdapat 15 lokasi TPS yang sedang dikaji untuk proses pemusnahan sampah melalui metode pembakaran termal. Hasil dari proses ini akan berupa abu yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku batako atau media tanam.

“Kami akan segera melaporkan hasil dari berbagai upaya ini demi memastikan Kota Bandung semakin bersih dan bebas dari permasalahan sampah,” tutur Dudi.




Jelang Ramadan, Wakil Wali Kota Bandung: Belanjalah Sesuai Kebutuhan

Jelang Ramadan, Wakil Wali Kota Bandung Belanjalah Sesuai Kebutuhan (dok Pemkot Bandung).

Jelang Ramadan, Wakil Wali Kota Bandung: Belanjalah Sesuai Kebutuhan

Prolite – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota Bandung terus berupaya agar harga bahan pokok tetap terjangkau dan stoknya tersedia.

Salah satunya dengan menggelar Gerakan Pangan Murah yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Bandung.

Gerakan Pangan Murah kali ini digelar di Lapangan Tegallega Bandung, Minggu, 23 Februari 2025. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin pun menyempatkan diri meninjau Gerakan Pangan Murah.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Menurutnya, Pangan Murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga berfungsi sebagai penyeimbang harga di pasaran.

Dengan adanya program ini, pedagang diharapkan tidak menaikkan harga secara berlebihan.

“Saat ini masyarakat sangat membutuhkan bahan pokok dengan harga yang wajar. Gerakan ini bisa menjadi solusi agar harga tetap stabil sesuai ketentuan yang berlaku,” harapnya.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam berbelanja, menghindari pemborosan, serta tidak membeli makanan secara berlebihan hingga berujung pada pemborosan dan limbah makanan.

“Jangan sampai makanan yang dibeli berlebihan justru terbuang dan menjadi sampah. Belanjalah sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Di luar itu, Kang Erwin mengajak warga Bandung untuk menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan.

Kang Erwing mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan yang membawa beban, melainkan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah.

“Mari kita sambut Ramadan dengan riang gembira. Persiapkan ilmu agar ibadah lebih maksimal, jaga kesehatan agar kuat menjalani puasa, dan siapkan harta untuk bersedekah,” pesannya.

Kang Erwin mendoakan agar warga Kota Bandung dapat menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan serta berharap agar kota ini semakin maju dan warganya semakin sejahtera.

“Saya doakan warga Kota Bandung bisa berkecukupan dan bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dan maju kotanya bahagia warganya,” katanya.




Penyususnan Raperda Kota Bandung Terkait Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Penyususnan Raperda Kota Bandung Terkait Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (dok DPRD Kota Bandung).

Penyususnan Raperda Kota Bandung Terkait Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Prolite – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung terkait Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan sedang dilakukan penyusunan oleh Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kota Bandung.

Pasal-pasal yang akan di terapkan pada Raperda Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan membahas tentang finalisasinya akan dilakukan dalam waktu dekat dengan mengundang tim hukum dari Provinsi untuk memastikan raperda sesuai dengan regulasi yang ada.

Dalam perjalanannya, penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Kota Bandung terkait Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, Pansus 2 melaksanakan beberapa studi tiru diantaranya ke MPR RI dan Kementerian Pertahanan RI beberapa waktu yang lalu.

Ketua Pansus 2 DPRD Kota Bandung AA Abdul Rozak mengatakan, tujuan dibentuknya Pansus 2 ini karena adanya keresahan terkait terjadinya pergeseran pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila tentang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila tidak lagi menjadi pedoman dan acuan dalam interaksi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak lagi diletakkan sebagai dasar dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sehingga nilai-nilai Pancasila harus segera dikembalikan fungsinya dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya generasi muda sebagai penerus dan pilar bangsa Indonesia, diperlukan kehadiran negaramelalui pemerintah untuk meletakkan kembali prinsip-prinsip atau norma-norma hidup berbangsa dan bernegara, dan terjadinya kekosongan payung hukum yang mengatur tentang pendidikan atau memasyarakatkan Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan benegara bagi masyarakat dan penyelanggara negara.

“Kami ingin memastikan bahwa rekomendasi dan kebijakan yang dihasilkan oleh Pansus ini nantinya relevan, aplikatif, dan mampu menjawab tantangan di era globalisasi tanpa melupakan jati diri bangsa. Oleh karena itu, kami melihat pentingnya mempelajari pengalaman dari institusi-institusi seperti MPR RI dan Kemenhan,” ungkap AA Abdul Rozak.

Dalam kunjungannya tersebut, Ketua Pansus 2 Aa Abdul Rozak, ., ., didampingi oleh Wakil Ketua Pansus 2, Erick Darmadjaya, . ., dan para Anggota Pansus 2 Elton Agus Marjan, S.E., Agus Hermawan, ., dan Iqbal Mohamad Usman, ., S.H. serta didampingi oleh H. Bambang Sukardi selaku Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung, Aswin S. Utama Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Abdul Aziz selaku Bagian Hukum dan Sekretariat DPRD Kota Bandung.

Di MPR RI, Pansus 2 diterima oleh Sekjen MPR RI Wachid Nugroho, SIP, ., Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi dan Dennis Taufik Rachman, SH, M.H., Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi.

Sedangkan di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) diterima oleh Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI G. Eko Sunarto.

Harapan atas adanya Panitia Khusus (Pansus) tentang Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan mencakup berbagai aspek, baik secara strategis maupun implementatif.

Hasil yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman untuk mampu merumuskan langkahlangkah dan peningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila.

“Dalam implementasi nyata harapannya pansus 2 ini dapat menghasilkan kebijakan yang memungkinkan implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, maupun budaya,” tambah Aa Abdul Rozak.

Selanjutnya untuk memperkokoh Persatuan Pansus diharapkan mampu merumuskan strategi untuk memperkuat wawasan kebangsaan di tengah ancaman disintegrasi, seperti intoleransi, radikalisme, dan separatisme.

Dalam kebijakan Pendidikan harapannya ada langkah konkret untuk memasukkan wawasan kebangsaan secara lebih masif dalam sistem pendidikan nasional.

Dalam mengatasi ancaman ideologi lain, dengan adanya Pansus diharapkan dapat diidentifikasi dan ditangani ancaman-ancaman ideologi transnasional yang bertentangan dengan Pancasila.

Sinergi antar lembaga Pansus dapat menjadi motor koordinasi antara lembaga negara, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas dalam menjaga keutuhan ideologi Pancasila.

“Pansus diharapkan melibatkan masyarakat dalam diskusi tentang ideologi dan wawasan kebangsaan, sehingga hasilnya lebih inklusif dan relevan. Kampanye Nilai Pancasila harapannya Pansus dapat menginisiasi program-program kampanye yang mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan mengamalkan nilai Pancasila,” pungkasnya.




Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2025-2030: Farhan-Erwin Siap Jalankan Amanah Wujudkan Bandung Utama

Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2025-2030 Farhan-Erwin Siap Jalankan Amanah Wujudkan Bandung Utama (dok Pemkot Bandung).

Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2025-2030: Farhan-Erwin Siap Jalankan Amanah Wujudkan Bandung Utama

Prolite – Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung periode 2025-2030 berlangsung khidmat di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Kamis 20 Februari 2025. Muhammad Farhan dan Erwin secara resmi menerima amanah sebagai pemimpin baru Kota Bandung.

Farhan dan Erwin beserta istri tiba di Balai Kota Bandung pukul WIB. Mereka disambut hangat oleh masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan iringan alunan musik Sunda yang khas.

Prosesi dimulai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Pakta Integritas, serta penyerahan Memori Jabatan dari Pj. Wali Kota Bandung, A. Koswara, kepada Muhammad Farhan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, komitmennya untuk menjalankan visi dan misi “Bandung Utama” yang berorientasi pada pembangunan kota yang lebih baik.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Ia menyampaikan, amanah yang diberikan oleh masyarakat Kota Bandung merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.

Farhan menjabarkan lima misi utama dalam kepemimpinannya yang bertujuan membawa Kota Bandung menjadi lebih baik dalam berbagai aspek:

Misi pertama yakni Unggul – Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan prestasi kota, termasuk memberikan dukungan penuh kepada Persib Bandung untuk meraih juara nasional.

“Dalam waktu dekat ini keunggulan Kota Bandung harus bisa kita rayakan dan refleksi dari keunggulan Persib di liga nasional. Mari bersama-sama sebagai warga Kota Bandung tunjukkan dukungan yang besar kepada Persib agar menjadi juara di tahun 2025,” ujar Farhan.

Kedua, Terbuka – Mewujudkan sistem transportasi umum yang aman, nyaman, dan inklusif melalui pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) serta kebijakan berbasis transparansi dan partisipasi publik.

“Salah satunya adalah dengan cerminan pengelolaan transportasi umum yang menunjukkan kebijakan keterbukaan di mana transportasi umum yang aman nyaman inklusif untuk semua kalangan dan warga warga Kota Bandung tanpa kecuali,” tegasnya.

Ketiga, Amanah – Menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama dalam membentuk mentalitas masyarakat yang berintegritas serta mendukung penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pembangunan Kota Bandung.

“Kota Bandung harus didasari dengan sebuah prinsip pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata amanahnya pemerintahan Kota Bandung,” kata Farhan.

Keempat, Maju – Menjadikan Bandung sebagai pusat kemajuan nasional dengan mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi, serta mengembangkan subsektor kreatif seperti kuliner, fashion, dan sejarah budaya.

“Pariwisata adalah salah satu lokomotif kemajuan di kota Bandung. Pariwisata harus maju karena semua subsektor pariwisata yang berjumlah 17 semuanya ada di kota Bandung. Kuliner, fesyen, belanja, sejarah, budaya hingga industri kreatif harus menjadi industri pariwisata yang maju dan berkelas dunia,” jelasnya.

Kelima, Agamis – Memperkuat semangat toleransi dan keberagaman dengan mengembangkan Kampung Toleransi yang saat ini telah tumbuh dan berkembang di berbagai wilayah Kota Bandung.

“Semangat toleransi di Kota Bandung sudah terwujud dalam bentuk hadirnya 5 menuju 6 Kampung toleransi. Kampung toleransi ini harus ditumbuhkembangkan di kota Bandung untuk menghadirkan semangat keberagaman dalam perbedaan,” ujar Farhan.

Salah satu fokus utama kepemimpinan Farhan-Erwin adalah menyelesaikan permasalahan sampah di Kota Bandung.

Saat ini, Bandung memproduksi sekitar ton sampah per hari, sehingga dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. Program prioritas yang akan segera dilaksanakan meliputi:

– Pemilahan sampah dari sumbernya.
– Penguatan program bank sampah sesuai karakteristik wilayah.
– Pengembangan program budidaya maggot.
– Pengurangan titik kumpul sampah dan optimalisasi pengolahan di TPS terpadu.
– Peningkatan kawasan bebas sampah dari 413 kawasan menjadi 700 kawasan di akhir 2025, serta RW harus bebas sampah pada 2026.

“Masalah sampah ini harus kita selesaikan dengan cara yang cepat, tepat, dan berkelanjutan. Kami butuh dukungan penuh dari seluruh warga Bandung,” tegas Farhan.

Menutup sambutannya, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun Bandung yang lebih baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pj. Wali Kota A. Koswara atas dedikasinya selama menjabat.

“Semoga semua kebaikan yang telah dilakukan oleh Pak Kos dan keluarga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.

 




Pemkot Bandung Siap Dukung Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat

Pemkot Bandung Siap Dukung Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat (dok Pemkot Bandung).

Pemkot Bandung Siap Dukung Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat

Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menghadiri acara serah terima jabatan Gubernur Jawa Barat yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Jumat, 22 Februari 2025.

Farhan mengucapkan rasa syukurnya karena Jawa Barat telah resmi memiliki gubernur baru.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah resmi memiliki gubernur baru di bawah kepemimpinan Pak Dedi Mulyadi,” ujar Farhan kepada Humas Kota Bandung usai acara di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Jumat, 22 Februari 2025.

Menanggapi pidato Gubernur Jawa Barat baru, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan komitmen dalam mendukung kepemimpinan Dedi Mulyadi.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Insyaallah, kami sebagai ‘ibu kos’ bagi pemerintahan provinsi tentu saja harus menjaga dan akan menjadi bagian yang tidak terlepaskan untuk memastikan bahwa Kota Bandung sebagai Ibu Kota Jawa Barat akan selalu kondusif sebagai titik tolak untuk pembangunan dan kemajuan Jawa Barat,” ujar Farhan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, menyampaikan pidatonya di hadapan anggota DPRD dan kepala daerah se-Jawa Barat.

Dedi Mulyadi memperkenalkan konsep “Manusia Pancawaluya,” yakni manusia yang cageur (sehat), bageur (baik hati), beneur (jujur), pinteur (cerdas), dan singeur (cekatan).

Menurutnya, pembangunan Jawa Barat harus berlandaskan pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dengan menjaga alam serta memperkuat karakter individu.

Dedi menegaskan, tahun 2025 dan 2026 akan menjadi tahun investasi modal bagi Jawa Barat.

Beberapa program prioritas yang dicanangkan antara lain:
– Penyelesaian infrastruktur jalan provinsi.
– Penyediaan ruang kelas baru.
– Penyelesaian status kepemilikan tanah untuk sekolah.
– Pembangunan puskesmas dan jaringan listrik.
– Perbaikan rumah bagi masyarakat miskin.
– Pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi.
– Penyelesaian permasalahan pengelolaan sampah dengan solusi konkret, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dalam 2-3 tahun ke depan.

Ia menargetkan agar seluruh proses ini dapat terselesaikan dalam waktu yang ditentukan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Dalam aspek ekonomi dan fiskal, Dedi menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Menurutnya, investasi tidak boleh hanya menjadi alat bagi tim sukses, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh karena itu, ia berencana melakukan audit investigatif untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran.

Dedi juga mengusulkan penguatan peran Bank Jabar dalam mendukung investasi berbasis masyarakat.

Selain itu, ia merencanakan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan sekolah guna memastikan akses pendidikan bagi anak-anak Jawa Barat.

Pada ujung pidatonya, Dedi menyampaikan tekadnya untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang bermartabat dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan anggaran yang baik.

Ia membuka ruang bagi kritik dan masukan konstruktif dari masyarakat demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih baik.

“Lembur diurus, kota ditata, Jabar istimewa,” pungkasnya.

 




Sertijab Wali Kota Bandung, Koswara Beberkan Penyelesaian Program Prioritas

Sertijab Wali Kota Bandung, Koswara Beberkan Penyelesaian Program Prioritas (dok Pemkot Bandung).

Sertijab Wali Kota Bandung, Koswara Beberkan Penyelesaian Program Prioritas

Prolite – Masa jabatan Penjabat Wali Kota Bandung telah rampung, Wali Kota Bandung dan Wakil Wali Kota Bandung pun resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis 20 Februari 2025.

Usai pelantikan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung langsung melaksanakan serah terima jabatan, di Balai Kota Bandung.

Pada acara serah terima jabatan, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara mengucapkan syukur ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran di lingkungan Pemkot Bandung.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Ia pun mengungkapkan, berbagai program prioritas yang telah diupayakan untuk diselesaikan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas hidup masyarakat Kota Bandung.

“Dalam masa jabatan saya, berbagai program prioritas telah kami selesaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga Kota Bandung,” ujarnya.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Berikut beberapa capaian utama yang telah dilaksanakan:

1. Penataan kawasan bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja.  

Pemkot Bandung telah melakukan langkah strategis untuk menata kawasan ini dengan pendekatan yang mengedepankan kepentingan masyarakat. beberapa upaya yang telah dilakukan, antara lain:

* Relokasi warga ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), untuk memastikan mereka mendapatkan hunian yang lebih layak.
* Pembangunan empat ruang publik baru, untuk memberikan fasilitas yang dapat digunakan oleh masyarakat luas.
* pengolahan sampah di kawasan ini agar lingkungan tetap bersih dan nyaman.

  1. Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis di Kota Bandung.

Sejalan dengan program nasional, Pemkot Bandung telah menyiapkan ekosistem untuk mendukung kebijakan makan bergizi gratis yang akan berjalan di tahun 2025.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku usaha lokal

  1. Penyelesaian Flyover Ciroyom.

Flyover Ciroyom merupakan proyek strategis yang telah kami selesaikan untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Bandung.

Dengan rampungnya pembangunan ini, diharapkan arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lebih lancar dan mendukung mobilitas masyarakat.

  1. Penyelesaian pembukaan exit tol km 149.

Aksesibilitas merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Pemkot Bandung telah menyelesaikan proses pembukaan exit tol km 149 sebagai salah satu langkah untuk memperlancar arus kendaraan menuju Kota Bandung, sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama.

5. Penyelesaian permasalahan sampah (penurunan ritase).

Persoalan sampah di Kota Bandung menjadi perhatian utama kami. melalui berbagai kebijakan strategis, Pemkot Bandung berhasil menurunkan jumlah ritase sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pada Oktober 2024, rata-rata sampah mencapai 174 ritase per hari, dan alhamdulillah hingga januari 2025, rata-rata ritase sampah harian berhasil dikurangi menjadi sekitar 136 ritase.

Hal ini dilakukan dengan mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat, memperkuat peran bank sampah, serta meningkatkan efektivitas sistem pengangkutan dan pemrosesan sampah.

6. Penyelesaian Peraturan Wali Kota (Perwal) prioritas.

Regulasi yang baik menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif.

Pemkot Bandung telah menyelesaikan beberapa peraturan wali kota yang menjadi prioritas, guna mendukung program-program strategis dan memastikan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

  1. Pengembangan potensi dalam bidang teknologi dan kreatif (games lokal).

Kota Bandung memiliki potensi besar di sektor teknologi dan industri kreatif. Pemkot Bandung telah mendukung pengembangan industri game lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif yang berbasis digital.

Dengan adanya program ini, diharapkan talenta-talenta muda di Kota Bandung dapat semakin berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun global.

8. Program Bandung Menanam Jilid 6.

Sebagai kota yang peduli terhadap lingkungan, kami terus mendorong program penghijauan melalui Bandung Menanam jilid 6.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.




Almaz Fried Chicken Buka Outlet Pertama di Bandung, Sajikan Ayam Goreng Saudi No. 1 di Indonesia

Almaz Fried Chicken kini hadir di Kota Bandung (Rizky Oktaviani/ Prolitenews).

Almaz Fried Chicken Buka Outlet Pertama di Bandung, Sajikan Ayam Goreng Saudi No. 1 di Indonesia

BANDUNG, Prolite – Almaz Fried Chicken yang merupakan restoran ayam goreng Saudi no. 1 di Indonesia, membuka cabangnya yang ke-70 sekaligus menjadi cabang pertama yang berada di Kota Bandung pada Kamis (20/2/2025).

Lokasi terbaru Almaz Fried Chicken berada di Jl. Soekarno Hatta No 618F, Manjahlega, Kecamatan Rancasari.

Pembukaan outlet Almaz diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh CEO Almaz Okta Wirawan, Habib Alwi Bafargas, Abdillah Onim sebagai aktivis kemanusiaan Palestina dan brand ambassador Almaz, serta para stakeholder outlet Almaz dan para pejabat sekitar seperti Camat dan Kapolsek Rancasari.

Acara pembukaan ditandai dengan pemotongan pita simbolis oleh CEO Almaz Fried Chicken, stakeholder serta store leader.

Rizki Oktaviani/Prolitenews
Rizki Oktaviani/Prolitenews

Outlet Almaz pertama di Bandung ini, diagregator oleh URS Management milik Rendy Saputra yang turut hadir pada acara pembukaan.

Ia menjelaskan bahwa outlet ini merupakan hasil patungan dari 12 investor dari mitra URS Management dan mengapa outlet ini harus patungan.

“Kenapa harus patungan? Karena untuk membuka satu toko biaya bisa mencapai 1 miliar lebih untuk renovasi interior dan eksterior. Kalau buka sendiri biayanya mahal,” ujar Rendy saat melakukan sambutan pada acara pembukaan.

Rizki Oktaviani/Prolitenews
Rizki Oktaviani/Prolitenews

Ia juga mengumumkan bahwa Almaz akan membuka beberapa outlet lagi di kota Bandung seperti di Buah Batu dan Dipatiukur.

Dalam sambutannya, CEO Almaz Fried Chicken Okta Wirawan berharap outlet ini menjadi berkah bagi orang-orang di sekitar serta berharap Almaz mampu membuka hingga 1 juta outlet.

Selain itu, Okta juga menjelaskan bahwa Almaz Fried Chicken benar benar dipegang oleh investor Indonesia dan bukan investor asing karena, banyak yang menduga Almaz cepat menyebar karena didukung oleh investor asing seperti Amerika dan Singapura.

Dalam acara pembukaan, URS Management juga berkomitmen untuk mendonasikan 5 persen keuntungan dari Almaz Fried Chicken dan donasi 14,3 ton beras kepada Palestina.

Selain itu, lantai dua outlet Almaz Fried Chicken Soekarno Hatta, akan dijadikan auditorium untuk dakwah yang diberi nama Auditorium Yahya Sinwar dan diresmikan setelah acara pemotongan pita simbolis dengan harapan tempat tersebut bisa bermanfaat bagi para pendakwah yang membutuhkan tempat untuk berdakwah.

Auditorium tersebut diklaim bisa memuat hingga 200 orang.

Almaz Fried Chicken juga membagikan sembako berupa satu karung beras kepada warga sekitar outlet.




DAM Hadirkan Beragam Promo Menarik di Exhibition Trans Studio Mall Bandung

DAM Hadirkan Beragam Promo Menarik di Exhibition Trans Studio Mall Bandung (dok Honda).

DAM Hadirkan Beragam Promo Menarik di Exhibition Trans Studio Mall Bandung

BANDUNG – PT Daya Adicipta Motora (DAM), selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda di wilayah Jawa Barat, menggelar pameran spesial yang berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Bandung pada 17-23 Februari 2025. Pameran ini menghadirkan berbagai promo menarik bagi para pecinta sepeda motor Honda yang ingin memiliki kendaraan impiannya dengan penawaran terbaik.

Salah satu yang paling menarik dalam pameran ini adalah promo spesial untuk pembelian sepeda motor listrik Honda. Konsumen yang membeli Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus dapat menikmati potongan hemat hingga Rp27,7 juta. Sementara itu, bagi mereka yang tertarik dengan Honda ICON e:, tersedia potongan hemat hingga Rp4,2 juta. Honda juga menghadirkan penawaran istimewa bagi pelanggan yang memilih Honda CUV e: dan Honda CUV e: RoadSyncDuo dengan potongan harga mencapai Rp25,7 jutaan, menjadikannya kesempatan emas untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan dengan harga lebih hemat.

Selain motor listrik, DAM juga menawarkan promo khusus bagi pembelian sepeda motor Honda reguler. Konsumen yang melakukan pembelian secara kredit akan mendapatkan keuntungan berupa potongan tenor yang beragam. Tidak hanya itu, bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian dengan sistem trade-in, tersedia hadiah eksklusif tambahan berupa power bank dan phone holder, sementara bagi mereka yang membeli secara reguler akan mendapatkan hadiah eksklusif phone holder.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Handi menjelaskan, Kami ingin memberikan kemudahan dengan pilihan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai maupun kredit, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.”

“Dengan berbagai promo dan keuntungan yang ditawarkan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan pengalaman berkendara dengan produk-produk Honda yang dikenal akan kualitas, kenyamanan, dan efisiensinya,” ujar Handi.

Untuk memberikan kemudahan konsumen dapat berinteraksi langsung via Whatsapp dengan nomor telepon 0811-2291-723 melalui Virtual Sales Assistant bernama DARA yang merupakan chatbot yang siap membantu melayani kebutuhan konsumen Honda secara kapan saja dan dimana saja.

Selain itu, seluruh konsumen pengguna sepeda motor Honda di wilayah Jawa Barat juga dapat memanfaatkan aplikasi Daya Auto untuk mendapatkan kemudahan konsumen dalam melakukan booking servis tanpa antri melalui fitur booking service. Aplikasi Daya Auto dapat di download melalui Google Play Store dan iOS dengan menawarkan beragam fitur-fitur, diantaranya adalah kemudahan booking service, online katalog motor dan suku cadang sepeda motor Honda, KPB digital, dan nikmati keseruan games dan hadiah menarik yang bisa ditukarkan dengan menggunakan poin Hepigo.




Penjabat Wali Kota Optimis Pengembangan Ketahanan Pangan di Kota Bandung Bisa Unggul

Penjabat Wali Kota Optimis Pengembangan Ketahanan Pangan di Kota Bandung Bisa Unggul (dok Pemkot Bandung).

Penjabat Wali Kota Optimis Pengembangan Ketahanan Pangan di Kota Bandung Bisa Unggul

Prolite – Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, optimis ketahanan pangan, pertanian dan peternakan di Kota Bandung bisa berkembang. Apalagi jika mendapat dukungan fasilitas pembibitan yang baik.

Optimisme itu dilontarkan Koswara saat mengunjungi ke UPTD Pembibitan Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan di Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru Kota Bandung, Selasa 18 Februari 2025.

“Dengan semua potensi yang ada di sini, saya optimis pengembangan ketahanan pangan dan pertanian kita bisa lebih unggul. Jika bibit unggul dan ternak berkualitas dapat disiapkan di sini, maka sektor pertanian dan peternakan di Kota Bandung bisa berkembang lebih baik,” ujar Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara sektor peternakan dan pertanian dalam satu sistem yang terpadu.

Meskipun Kota Bandung bukan daerah dengan sektor pertanian dan peternakan yang dominan, namun fasilitas seperti UPTD ini dapat menjadi pusat pengembangan yang tidak hanya mendukung kebutuhan dalam kota, tetapi juga untuk daerah lain di sekitarnya.

“UPTD ini dapat menjadi pusat pengembangan pertanian yang terpadu dan terintegrasi, serta dapat dikolaborasikan dengan dunia usaha, penelitian, dan implementasi di masyarakat,” tambahnya.

Dalam kunjungan Penjabat Wali Kota Bandung, ia melihat berbagai komoditas pertanian dan peternakan yang dikelola oleh UPTD tersebut.

Kunjungan diawali dengan pemantauan kandang domba yang memiliki kapasitas hingga 100 ekor. Saat ini, total jumlah domba dan kambing yang dipelihara mencapai sekitar 34 ekor.

Setelah itu, Koswara melanjutkan dengan meninjau bibit tanaman obat dan sayuran hortikultura.

Koswara menyoroti peran strategis UPTD ini dalam menyediakan bibit untuk program Buruan SAE di Kota Bandung.

Menurutnya, idealnya UPTD ini harus mampu menghasilkan bibit yang unggul dengan cara komersil, asalkan potensinya dapat dimaksimalkan. Saat ini, bibit yang diproduksi masih digunakan untuk hibah kepada masyarakat.

Salah satu komoditas yang mendapat perhatian adalah tanaman cabai (cengek), yang diketahui mampu dipanen setiap dua hingga tiga minggu sekali dalam setahun.

Selain itu, Koswara juga sempat mencicipi beberapa tanaman obat yang dibudidayakan di lokasi tersebut.

Pemantauan kemudian dilanjutkan ke kandang ayam, yang terdiri dari dua jenis, yakni ayam petelur dan ayam pedaging.

Setelah itu, rombongan meninjau laboratorium kultur jaringan yang berfungsi untuk memperbanyak tanaman dengan teknik modern.

Sebagai penutup, penjabat wali kota turut serta dalam panen melon golden (melon alisha) yang menjadi salah satu hasil unggulan di UPTD Pembibitan Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan.

Dengan skema yang memungkinkan, Koswara berharap UPTD Pembibitan Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan dapat terus berkembang menjadi model pusat pertanian perkotaan yang maju dan berkelanjutan.