Dari AHRS ke Balap Dunia, Mario dan Veda Siap Melesat di Grand Prix 2026

Dari AHRS ke Balap Dunia, Mario dan Veda Siap Melesat di Grand Prix 2026 (dok Honda).

Dari AHRS ke Balap Dunia, Mario dan Veda Siap Melesat di Grand Prix 2026

JAKARTA, Prolite – Jelang musim balap Moto Grand Prix (GP) 2026 digelar, kedua pebalap Indonesia yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) yakni Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama bersiap untuk berangkat ke Barcelona, Spanyol. Keduanya akan mulai beradaptasi dan berkoordinasi dengan mekanik, tim teknis dan kru mancanegara yang tergabung dalam Honda Team Asia.

Veda yang berasal dari Gunung Kidul, Yogyakarta antusias menatap musim balap perdananya di GP Moto3. Pencapaian ini tidak hanya menjadi momen perjuangan Veda di lintasan balap dalam satu musim, namun juga menjadi penyemangat dan inspirasi bagi generasi muda Tanah Air, khususnya pebalap-pebalap muda di AHRS.

“Saya siap menghadapi musim balap GP Moto3 dengan dukungan tim terbaik di Honda Team Asia. Saya yakin proses adaptasi dapat saya jalani dengan baik dan bisa bersaing dengan kompetitif. Saya pun berharap perjuangan saya di balapan dunia ini dapat menginspirasi banyak anak muda agar terus pantang menyerah dalam menggapai mimpinya hingga level tertinggi,” ungkap Veda.

dok Honda
dok Honda

Musim lalu, Veda berhasil menunjukkan prestasi memukau sebagai runner up pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) musim 2025. Prestasi ini mengantarkan Veda mendapatkan kesempatan emas untuk langsung menapaki jenjang balap GP Moto3, meskipun belum genap berusia 18 tahun. Sebagai pebalap Honda Team Asia di GP Moto3, Veda akan bersama dengan pebalap asal Jepang, yakni Zen Mitani pada musim balap 2026.

Sementara itu, pebalap kebanggaan Indonesia yang bersaing di musim ketiganya bersama Honda Team Asia pada kelas GP Moto2, Mario Suryo Aji menyatakan kesiapannya untuk semakin memperkuat performa balapnya di lintasan sirkuit balapan level dunia. Saat jeda antar musim balap, lulusan AHRS tahun 2016 ini terus menjaga stamina dan performanya dengan berlatih bersama pebalap-pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM).

“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya terus berupaya untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario.

Pebalap asal kota Magetan, Jawa Timur ini telah dibina AHM sejak usia 12 tahun. Karir balap Internasionalnya dimulai sejak tahun 2017 di ajang Thailand Talent Cup yang dilanjutkannya di ajang Asia Talent Cup, ARRC hingga FIM CEV Moto3 Junior World Championship yang kini disebut FIM JuniorGP. Di musim lalu, salah satu pencapaian terbaik Mario saat menjalani putaran Amerika Serikat, dimana ini berhasil finish di posisi kesembilan.

Pembinaan Berjenjang

Mario dan Veda mengawali karir balapnya sejak berada di AHRS. Didirikan sejak tahun 2010, AHRS telah meluluskan lebih dari 150 pebalap muda Indonesia. Pembinaan di AHRS tidak hanya berfokus pada kemampuan lintasan balapan saja, pembekalan pengetahuan dasar balap kepada para siswa pun menjadi modal penting bagi mereka saat terjun di kompetisi balap sesungguhnya.

Dalam pelaksanaannya, pengetahuan yang diberikan dalam pembekalan AHRS meliputi manajemen balap, kemampuan komunikasi dengan tim dan publik. Para siswa AHRS pun menggunakan sepeda motor yang memiliki DNA balap, yakni NSF100 dan NSF250R untuk melakukan latihan harian yang dikombinasikan dengan CRF150R dalam mengasah kemampuan dalam mengontrol kecepatan. Para siswa juga dimentori oleh instruktur balap nasional yang dapat mengasah performa balapnya.

Di tahun ini AHRS telah dibuka sejak 9 Januari hingga 5 Februari 2026, untuk pebalap belia dengan rentang usia 11-14 tahun. Formulir pendaftaran dapat diunggah melalui sosial media Astra Honda Racing Team.




Manajemen Waktu yang Baik Cegah Berkendara Terburu-buru dan Ngebut di Jalan Raya

Manajemen Waktu yang Baik Cegah Berkendara Terburu-buru dan Ngebut di Jalan Raya (dok Honda).

Manajemen Waktu yang Baik Cegah Berkendara Terburu-buru dan Ngebut di Jalan Raya

Prolite – Manajemen waktu memiliki peran penting dalam aktivitas berkendara sehari-hari. Tidak sedikit perilaku berkendara dengan kecepatan berlebih terjadi bukan karena kebutuhan mendesak, melainkan akibat pengendara terlambat dan terburu-buru untuk mencapai tujuan.

Kondisi tersebut kerap mendorong pengendara memacu sepeda motor melebihi batas aman. Padahal, berkendara dengan kecepatan tinggi dapat mengurangi waktu reaksi, memperpanjang jarak pengereman, serta meningkatkan risiko dan tingkat keparahan kecelakaan di jalan raya.

Oleh karena itu, keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh keterampilan di jalan, tetapi juga dimulai dari perencanaan waktu yang baik sebelum perjalanan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, menyampaikan, “Banyak pengendara memacu kecepatan bukan karena situasi darurat, tetapi karena terlambat berangkat. Padahal dengan manajemen waktu yang baik, pengendara bisa berkendara lebih tenang, fokus, dan tetap aman di jalan.”

1. Berangkat Lebih Awal Mengurangi Risiko Ngebut
Dengan berangkat lebih awal, pengendara tidak perlu memacu kendaraan secara berlebihan. Berkendara dengan kecepatan wajar membuat pengendara lebih tenang, fokus, serta mampu membaca kondisi lalu lintas dengan lebih baik.

2. Terburu-buru Menurunkan Konsentrasi
Saat dikejar waktu, pengendara cenderung mengambil keputusan berisiko, seperti menerobos lampu lalu lintas, memaksakan manuver menyalip, atau melaju di atas batas kecepatan aman. Hal ini sangat berpotensi memicu kecelakaan.

3. Kecepatan Tinggi Mengurangi Waktu Reaksi
Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin sedikit waktu yang dimiliki pengendara untuk merespons potensi bahaya di depan. Padahal, kondisi jalan tidak selalu dapat diprediksi, seperti
kendaraan berhenti mendadak, jalan berlubang, atau pejalan kaki yang menyeberang.

4. Atur Jadwal dan Perkirakan Waktu Tempuh
Sebelum berangkat, pengendara disarankan untuk memperkirakan waktu perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh, kondisi lalu lintas, serta cuaca. Menyisakan waktu cadangan dapat membantu pengendara tetap berkendara dengan tenang tanpa harus terburu-buru.

5. Ingat Tujuan Utama adalah Selamat Sampai Tujuan
Cepat sampai bukan jaminan keselamatan. Berkendara sesuai aturan dan batas kecepatan justru memberikan peluang lebih besar untuk tiba di tujuan dengan aman dan nyaman.
Manajemen waktu yang tepat membantu pengendara berkendara lebih santai, disiplin, dan bertanggung jawab di jalan raya.

Selalu #Cari_Aman dengan mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin, mematuhi batas kecepatan, dan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.




Bandung Night Meetup, Perkuat Solidaritas dan Semangat “Bersama Menjadi Satu”

Bandung Night Meetup, Perkuat Solidaritas dan Semangat Bersama Menjadi Satu (dok Honda).

Bandung Night Meetup, Perkuat Solidaritas dan Semangat “Bersama Menjadi Satu”

Prolite – Sejumlah komunitas yang tergabung dalam keluarga besar Ikatan Motor Honda Bandung (IMHB) kembali menggelar Kopi darat Gabungan (Kopdargab) bertajuk Bandung Night Meetup. Acara yang dihadiri ratusan bikers di kota Bandung ini berlangsung pada hari Sabtu, 10 Januari 2026 di Hashtag Food Stasion, Jl. Lombok No. 45 Bandung.

Mengusung tema “Bersama Menjadi Satu”, ajang ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi dan menjalin kedekatan antar-anggota lintas klub yang mungkin sempat terbatas karena kesibukan masing-masing. Melalui acara ini, IMHB membuktikan bahwa semangat brotherhood di Kota Kembang tetap menyala kuat.

Kopdargab kali ini menjadi wadah inklusif bagi berbagai tipe motor, mulai dari cub, matic, hingga sport. Sebanyak 100 peserta dari 6 klub turut memeriahkan suasana, di antaranya HBRC Bandung (Honda Beat Riders Club), KHAT Bandung (Karisma Honda Automotive Team), HMPC Bandung (Honda Megapro Club), HSC Bandung (Honda Sonic Club), CBR Club Bandung, dan HRRC Bandung (Honda Revo Riders Club).

Dadan Ramadhan dari KHAT Bandung, selaku salah satu ketua pelaksana, mengungkapkan rasa bangganya atas kesuksesan acara ini. “Di luar ekspektasi, Alhamdulillah acara berjalan lancar dan pecah! Bahagia sekaligus bangga melihat antusiasme peserta yang hadir malam ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Wandi Pratama Putra dari HBRC Bandung. Ia mengaku terharu dengan hadirnya para senior komunitas dalam acara ini. “Seru melihat banyaknya yang hadir, terutama kehadiran para sesepuh yang menambah hangat suasana. Antusiasme peserta benar-benar meluap, membuat acara ini jauh lebih meriah dan hidup dari perkiraan kami sebelumnya,” ujar Wandi.

Acara ditutup dengan pesan penting mengenai keselamatan berkendara. Dengan tetap mengedepankan prinsip #Cari_Aman, IMHB berharap komunitas motor di Bandung dapat terus menjadi contoh positif bagi masyarakat, baik dalam hal ketertiban di jalan raya maupun dalam berorganisasi secara sehat.




Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera, AHM Hadirkan Layanan Service Motor Gratis dan Bangun Sarana Air Bersih

Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera, AHM Hadirkan Layanan Service Motor Gratis dan Bangun Sarana Air Bersih (dok Honda).

Dukung Pemulihan Bencana di Sumatera, AHM Hadirkan Layanan Service Motor Gratis dan Bangun Sarana Air Bersih

JAKARTA, Prolite – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealernya menyalurkan bantuan berupa layanan service sepeda motor gratis kepada lebih dari konsumen yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini dilaksanakan sejak awal Desember 2025 hingga saat ini sebagai bagian dari upaya AHM dalam menemani dan mendukung masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan pasca bencana.

Berkolaborasi dengan jaringan sepeda motor Honda di 3 provinsi, AHM tidak hanya menghadirkan layanan service gratis bagi masyarakat di wilayah yang terdampak bencana. Beragam bantuan cepat tanggap disalurkan berupa pembangunan sarana air bersih serta dukungan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak. Berbagai inisiatif ini merupakan wujud komitmen AHM untuk terus hadir menemani masyarakat agar dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

dok Honda
dok Honda

Dalam program layanan service gratis, ribuan konsumen sepeda motor Honda memperoleh beragam layanan agar sepeda motor mereka dapat segera digunakan dalam beraktivitas, mulai dari perbaikan, perawatan, hingga pembersihan sepeda motor. AHM bersama jaringan sepeda motor Honda membuka puluhan pos bengkel di 11 Kecamatan dengan melibatkan 50 teknisi. Selain membuka di area khusus, AHM bersama jaringan main dealer menyediakan layanan service gratis ini secara mobile atau berpindah-pindah lokasi guna menjangkau wilayah terdampak secara lebih luas.

Selain layanan teknis kendaraan, AHM juga mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana. Bantuan tersebut meliputi minyak goreng, mi instan, beras, serta makanan siap saji bagi anak-anak hingga orang dewasa. Sebagai bentuk bantuan berkelanjutan, AHM pun tengah menyiapkan sentra air bersih berupa delapan sumur bor di wilayah Sumatera Barat yang dapat dimanfaatkan oleh puluhan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menyampaikan duka cita atas bencana alam yang menimpa masyarakat di beberapa wilayah di Sumatera. Koordinasi dengan jaringan sepeda motor Honda di daerah dan masyarakat setempat terus dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara optimal.

“Beragam bantuan infrastruktur air bersih maupun kebutuhan pokok merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap inisiatif ini dapat membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat pasca bencana,” ujar Muhibbuddin.

Untuk melengkapi kebutuhan masyarakat, AHM juga membagikan berbagai perlengkapan rumah tangga, termasuk peralatan pengolahan bahan makanan dan perlengkapan ibadah. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan jaringan main dealer sepeda motor Honda, yakni PT Capella Dinamik Nusantara untuk wilayah Aceh, PT Indako Trading Coy untuk wilayah Sumatera Utara, serta PT Hayati Pratama Mandiri dan PT Menara Agung untuk wilayah Sumatera Barat.




Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Merawat Gear dan Rantai Sepeda Motor

Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Merawat Gear dan Rantai Sepeda Motor (dok Honda).

Jangan Diabaikan, Ini Pentingnya Merawat Gear dan Rantai Sepeda Motor

Prolite – Sepeda motor telah menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk kebutuhan harian maupun aktivitas produktif. Di balik performa mesin yang andal, terdapat komponen penerus daya yang memiliki peran sangat vital, yaitu gear set dan rantai roda. Meski kerap luput dari perhatian, kondisi kedua komponen ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, performa, hingga keselamatan berkendara.

Gear set terdiri dari gear depan (drive sprocket), gear belakang (driven sprocket), dan rantai roda (drive chain). Ketiganya berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang agar sepeda motor dapat melaju dengan optimal. Kinerja gear dan rantai yang baik akan menghasilkan tarikan yang responsif, efisiensi tenaga, serta pengalaman berkendara yang lebih halus.

Sub Department Head Technical Training PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman menjelaskan, “Untuk menjaga performa tersebut, penggunaan komponen yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor sangat dianjurkan agar dapat menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang secara optimal. Kombinasi gear dan rantai yang tepat akan meminimalkan gesekan berlebih, membantu memperpanjang usia pakai komponen, serta menjaga efisiensi kerja mesin dalam berbagai kondisi berkendara.”

Sementara itu, rantai roda berperan sebagai penghubung utama antara gear depan dan belakang. Rantai harus mampu bekerja secara optimal di bawah tekanan dan gesekan tinggi, sehingga perawatan rutin menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Agar gear dan rantai tetap awet serta performa sepeda motor terjaga, berikut beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan secara rutin:

1. Membersihkan Rantai Secara Berkala

Debu, pasir, dan lumpur yang menempel dapat mempercepat keausan rantai dan gear. Bersihkan rantai menggunakan sikat halus dan cairan pembersih khusus rantai untuk mencegah kerusakan dini.

2. Melakukan Pelumasan yang Tepat

Pelumasan berfungsi mengurangi gesekan dan mencegah karat. Gunakan pelumas khusus rantai yang diformulasikan agar menempel sempurna pada mata rantai. Hindari penggunaan oli bekas, bensin, atau cairan lainnya karena dapat merusak seal rantai dan mempercepat keausan.

3. Memeriksa dan Menyetel Ketegangan Rantai

Ketegangan rantai harus sesuai standar. Rantai yang terlalu kencang dapat membebani gear dan komponen lainnya, sedangkan rantai yang terlalu kendur berisiko terlepas dan membahayakan pengendara. Standar kekencangan rantai roda dapat berbeda pada setiap tipe sepeda motor, seperti tipe cub dan sport, sehingga pengendara disarankan untuk menyesuaikannya dengan spesifikasi masing-masing model. Pastikan setelan rantai selalu mengacu pada anjuran yang tercantum dalam buku pedoman pemilik.

4. Mengganti Gear dan Rantai Secara Bersamaan

Gear depan, gear belakang, dan rantai roda mengalami keausan secara bersamaan. Mengganti salah satu komponen saja dapat mempercepat kerusakan komponen lainnya. Penggantian satu set akan memberikan performa yang lebih optimal dan lebih ekonomis dalam jangka panjang.

Apabila ditemukan gejala seperti suara berisik, rantai cepat kendur, atau bentuk gear sudah runcing, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station). Teknisi tersertifikasi AHASS siap memastikan kondisi gear set dan rantai sepeda motor tetap sesuai standar Honda .

Dengan perawatan gear dan rantai yang tepat, pengendara tidak hanya menjaga performa sepeda motor tetap optimal dan efisien, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam setiap perjalanan.




Tips Aman Berkendara di Tengah Hujan Deras, Tetap #Cari_Aman di Jalan Raya

Tips Aman Berkendara di Tengah Hujan Deras (dok Honda).

Tips Aman Berkendara di Tengah Hujan Deras, Tetap #Cari_Aman di Jalan Raya

Prolite – Saat musim hujan, setiap pengendara dituntut untuk lebih waspada dan berhati-hati saat berada di jalan raya, terutama saat menggunakan sepeda motor. Jalanan licin tidak hanya berbahaya setelah hujan membasahi aspal, tetapi justru kondisi paling berisiko terjadi saat hujan baru mulai turun, ketika campuran air dan kotoran di jalan membuat permukaan menjadi licin.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan, “Berkendara di bawah guyuran hujan deras merupakan tantangan serius dan berisiko tinggi. Visibilitas yang menurun drastis serta kondisi jalan yang licin menuntut kewaspadaan ekstra. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi pengendara untuk menepi dan beristirahat di tempat yang aman hingga kondisi memungkinkan.”

Namun, jika terpaksa harus melanjutkan perjalanan karena tuntutan waktu atau alasan tertentu, berikut beberapa tips penting agar tetap #Cari_aman dan menjaga keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya:

1. Prioritaskan Visibilitas

Pastikan dapat melihat dengan jelas dan mudah terlihat oleh pengendara lain. Nyalakan lampu utama (bukan hanya lampu senja) agar sepeda motor lebih mudah dikenali. Perlu diingat, meskipun sepeda motor dilengkapi lampu hazard, fitur tersebut tidak digunakan saat berkendara. Lampu hazard hanya diperuntukkan dalam kondisi darurat atau saat kendaraan berhenti.

2. Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman

Air hujan dapat mengurangi daya cengkram ban dan memperpanjang jarak pengereman. Oleh sebab itu, turunkan kecepatan jauh di bawah kondisi normal. Semakin pelan berkendara, semakin besar waktu yang dimiliki untuk bereaksi terhadap situasi tak terduga. Selain itu, lipatgandakan jarak aman dengan kendaraan di depan idealnya dua kali lebih jauh dibandingkan kondisi kering.

3. Waspadai Risiko Aquaplaning

Aquaplaning terjadi saat ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat lapisan air, sehingga kendaraan terasa melayang dan sulit dikendalikan. Jika hal ini terjadi, tetap tenang dan hindari pengereman mendadak. Kurangi kecepatan secara perlahan dan jaga kemudi tetap lurus hingga traksi ban kembali normal.

4. Hindari Genangan Air yang Tidak Diketahui Kedalamannya

Genangan air dapat menutupi lubang atau benda berbahaya di jalan. Jika memungkinkan, hindari genangan tersebut. Namun bila terpaksa melintas, lalui dengan kecepatan sangat rendah untuk meminimalkan risiko kehilangan kendali atau kerusakan mesin. Setelah melewatinya, tekan rem secara perlahan untuk membantu mengeringkan kampas rem.

5. Menepi Adalah Pilihan Terbaik Saat Kondisi Terlalu Berbahaya

Apabila hujan semakin deras dan membahayakan, segeralah menepi dan berhenti di lokasi yang aman, seperti area istirahat atau bahu jalan yang jauh dari arus lalu lintas. Nyalakan lampu hazard sebagai tanda bahwa sedang berhenti. Ingat, keselamatan selalu lebih penting daripada ketepatan waktu.

Dengan menerapkan tips di atas, risiko berkendara di tengah hujan deras dapat diminimalkan. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi sepeda motor sebelum beraktivitas, terutama tekanan dan kondisi ban serta sistem pengereman. Lakukan perawatan rutin dan servis di bengkel AHASS agar sepeda motor selalu dalam kondisi prima.




Lampu Indikator Aki Menyala, Ini yang Harus Dilakukan Pengendara

Lampu Indikator Aki Menyala, Ini yang Harus Dilakukan Pengendara (dok Honda).

Lampu Indikator Aki Menyala, Ini yang Harus Dilakukan Pengendara

Prolite – Saat mendapati lampu indikator aki menyala pada panel meter sepeda motor, pemilik kendaraan tidak perlu langsung panik. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah melakukan pemeriksaan pada beberapa komponen kelistrikan untuk memastikan sumber permasalahannya.

Secara umum, ada dua kemungkinan penyebab indikator aki menyala. Pertama, arus listrik yang tidak stabil, dan kedua, kondisi aki yang mulai melemah. Arus listrik yang tidak stabil dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti mesin yang masih dalam kondisi dingin atau daya aki yang belum terisi secara optimal. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, bahkan pada sepeda motor dengan aki yang masih baru.

Namun, jika indikator aki menyala akibat kondisi aki yang sudah melemah, maka solusi terbaik adalah mengganti aki dengan yang baru agar performa kelistrikan kembali optimal.

Sebagian sepeda motor saat ini telah dilengkapi dengan digital panel meter yang mampu menampilkan informasi tegangan aki. Dalam kondisi normal, tegangan aki berada di kisaran 12,3 volt hingga 12,6 volt saat mesin dalam keadaan mati. Sementara itu, ketika mesin menyala, tegangan aki normalnya berada di rentang 13,7 volt hingga 14,2 volt.

Apabila tegangan aki berada di bawah 12,4 volt, aki perlu dilakukan pengisian ulang (cas) hingga kembali ke batas normal. Namun, jika setelah pengisian tegangan aki tetap berada di bawah angka tersebut, maka aki disarankan untuk segera diganti.

Selain indikator pada panel meter, terdapat beberapa tanda lain yang menunjukkan aki sepeda motor sudah waktunya diganti. Salah satunya adalah mesin yang sulit dihidupkan, terutama setelah sepeda motor tidak digunakan dalam jangka waktu lama. Kondisi ini menandakan daya simpan aki sudah menurun dan tidak mampu menyuplai listrik secara optimal.

Tanda berikutnya adalah starter elektrik yang tidak merespons atau hanya mengeluarkan bunyi “klik” saat ditekan. Hal ini menunjukkan aki tidak lagi mampu menyediakan daya listrik yang cukup untuk menyalakan mesin. Selain itu, suara klakson yang terdengar lebih kecil atau tidak nyaring juga menjadi indikasi bahwa aki sudah melemah, karena suplai daya listrik yang tidak maksimal.

Faktor usia pakai juga perlu diperhatikan. Umumnya, aki sepeda motor memiliki masa pakai sekitar dua tahun atau lebih, tergantung pada kualitas aki dan pola penggunaan kendaraan. Seiring bertambahnya usia, kemampuan aki dalam menyimpan dan menyalurkan daya listrik akan menurun.

Tanda lainnya yang kerap muncul adalah cahaya lampu utama sepeda motor yang terlihat redup. Kondisi ini menandakan suplai listrik dari aki sudah tidak optimal dan perlu segera diperiksa.

“Untuk menjaga seluruh komponen sepeda motor tetap dalam kondisi prima, lakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala di bengkel AHASS terdekat. Manfaatkan pula layanan kunjung AHASS serta booking service untuk mendapatkan pelayanan yang lebih praktis dan bebas antre,” ujar Ade Rohman selaku Sub Department Head Technical Training PT Daya Adicipta Motora.




Lampu Rem Bukan Sekadar Aksesoris, Ini Peran Pentingnya di Jalan Raya

Lampu Rem Bukan Sekadar Aksesoris, Ini Peran Pentingnya di Jalan Raya (dok Honda).

Lampu Rem Bukan Sekadar Aksesoris, Ini Peran Pentingnya di Jalan Raya

Prolite – Pernahkah mengalami momen menegangkan saat berkendara di belakang kendaraan yang tiba-tiba melambat drastis tanpa disertai lampu rem yang menyala? Situasi seperti ini kerap membuat jantung berdegup kencang karena kaget dan minimnya waktu untuk bereaksi. Gambaran tersebut menunjukkan betapa vitalnya peran lampu rem pada kendaraan, termasuk sepeda motor yang sehari-hari kita gunakan sebagai teman beraktivitas.

Sayangnya, komponen penting ini sering luput dari perhatian pemilik kendaraan. Letaknya yang berada di belakang membuat lampu rem tidak terlihat langsung oleh pengendara saat berkendara. Padahal, lampu rem yang tidak berfungsi menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan tabrak belakang, bahkan bisa berujung pada tabrakan beruntun.

Sub Department head Technical Training PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman, menjelaskan, lampu rem bukan sekadar aksesoris atau pelengkap pencahayaan di malam hari. Fungsinya jauh lebih krusial, di antaranya sebagai alat komunikasi visual di jalan raya. Ketika kita mengerem, lampu rem menjadi satu-satunya “bahasa” universal yang memberi isyarat kepada pengendara di belakang untuk segera mengurangi kecepatan.

“Dengan keterbatasan waktu reaksi manusia, keberadaan lampu rem memberikan detik-detik berharga untuk mengantisipasi pengereman mendadak. Selain itu, dari sisi regulasi lalu lintas, kendaraan dengan lampu isyarat yang tidak berfungsi termasuk lampu rem dilarang beroperasi karena membahayakan keselamatan dan berpotensi terkena tilang,” ujar Ade.

Seiring perkembangan teknologi keselamatan, saat ini beberapa sepeda motor Honda tipe matic dan sport juga telah dibekali fitur Emergency Stop Signal (ESS). ESS merupakan fitur keselamatan pasif yang bekerja secara otomatis dengan mengedipkan lampu hazard ketika pengendara melakukan pengereman mendadak pada kecepatan di atas 50 km/jam dengan tingkat deselerasi tinggi. Fitur ini berfungsi memberikan sinyal bahaya yang lebih jelas kepada pengendara di belakang saat terjadi pengereman keras atau darurat, sehingga membantu meminimalkan risiko tabrakan beruntun.

Jika suatu saat lampu rem sepeda motor tidak menyala, tidak perlu panik, namun jangan pula diabaikan. Ada beberapa penyebab umum yang kerap terjadi. Yang paling sering adalah bohlam lampu putus akibat usia pakai, getaran mesin, kondisi jalan, atau panas berlebih. Pada motor modern yang sudah menggunakan LED, kerusakan biasanya terjadi pada rangkaian PCB, meski kasusnya relatif lebih jarang.

Penyebab lainnya adalah switch rem yang bermasalah. Lampu rem bekerja melalui pemicu dari tuas rem tangan maupun kaki. Jika switch kotor, berkarat, atau pegasnya melemah, sinyal listrik tidak akan tersampaikan meskipun rem ditekan. Selain itu, sekring yang putus akibat lonjakan arus listrik juga bisa menjadi pemicu, biasanya disertai dengan matinya komponen kelistrikan lain dalam jalur yang sama. Tak kalah penting, kabel atau soket yang bermasalah, seperti sambungan kendur, berkarat, atau kabel yang rusak, juga dapat memutus aliran listrik, terutama pada motor yang sudah berusia cukup lama.

Untuk mengatasinya, bisa melakukan beberapa langkah sederhana sebelum membawa motor ke bengkel. Mulailah dengan mengecek kondisi bohlam lampu belakang. Jika bohlam menghitam atau filamennya putus, segera ganti dengan bohlam baru sesuai spesifikasi watt. Selanjutnya, periksa switch rem dengan menekan tuas rem dan mendengarkan bunyi “klik”. Jika perlu, lakukan pengecekan dengan metode jumper untuk memastikan apakah switch masih berfungsi. Jangan lupa mengecek kotak sekring dan pastikan sekring “Stop Lamp” atau “Tail” dalam kondisi utuh. Jika semua aman, bersihkan soket lampu menggunakan cairan pembersih kontak untuk menghilangkan debu atau karat.

Merawat lampu rem merupakan bentuk tanggung jawab kita terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Biasakan melakukan pengecekan ringan setiap pagi sebelum berkendara, cukup dengan menekan rem dan meminta bantuan orang rumah untuk memastikan lampu rem menyala, atau memantulkan cahayanya ke dinding garasi.

Selain perbaikan, langkah pencegahan juga sangat penting. Gunakan selalu Honda Genuine Parts agar kualitas dan usia pakai komponen lebih terjamin. Hindari modifikasi lampu yang tidak sesuai standar, seperti penggunaan bohlam dengan watt lebih besar, karena dalam jangka panjang dapat merusak sistem kelistrikan lainnya.

Berkendaralah dengan bijak, terutama saat melintasi jalan rusak, karena getaran berlebih bisa membuat sambungan kelistrikan kendur atau rusak. Usahakan pula jari tangan tidak terus menempel di tuas rem saat berkendara, karena tanpa disadari dapat membuat lampu rem menyala terus-menerus dan menimbulkan salah komunikasi dengan pengendara di belakang.

Terakhir, lakukan servis berkala secara rutin di bengkel AHASS. Perawatan rutin tidak hanya menjaga usia pakai lampu rem, tetapi juga memastikan seluruh komponen sepeda motor tetap dalam kondisi prima. Jika waktu menjadi kendala, bisa memanfaatkan layanan booking servis atau servis kunjung untuk mendapatkan pelayanan yang praktis dan bebas antre.




De Braga by ARTOTEL Perkenalkan General Manager Baru Sekaligus Umumkan Sertifikasi GSTC Terbaru

De Braga by ARTOTEL Perkenalkan General Manager Baru Sekaligus Umumkan Sertifikasi GSTC Terbaru (dok).

De Braga by ARTOTEL Perkenalkan General Manager Baru Sekaligus Umumkan Sertifikasi GSTC Terbaru

BANDUNG, Prolite – De Braga by ARTOTEL secara resmi memperkenalkan General Manager baru, Tri Wenda Agus Setyabudi, dalam sebuah acara perkenalan bersama media dan rekan strategis. Tri Wenda Agus Setyabudi memulai perjalanan kariernya di industri perhotelan sebagai seorang bartender, sebelum kemudian menapaki berbagai posisi strategis hingga dipercaya menduduki jabatan General Manager. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri perhotelan dan pariwisata, ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang memahami operasional hotel secara menyeluruh, dari layanan dasar hingga manajemen strategis.

Pada kesempatan yang sama, De Braga by ARTOTEL juga mengumumkan perolehan sertifikasi terbaru dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC) sebagai bentuk komitmen hotel terhadap penerapan praktik pariwisata berkelanjutan yang bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Tri Wenda Agus Setyabudi menyampaikan bahwa pencapaian sertifikasi GSTC menjadi fondasi penting bagi arah pengelolaan hotel ke depan.
“De Braga by ARTOTEL memiliki identitas yang kuat sebagai hotel lifestyle dan heritage yang menyatu dengan seni, budaya, dan dinamika kawasan Braga. Sertifikasi GSTC ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan hotel tidak hanya berorientasi pada pengalaman, tetapi juga pada keberlanjutan, tanggung jawab lingkungan, dan dampak positif bagi komunitas sekitar,” ujarnya.

dok de Braga
dok de Braga

Sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) merupakan standar global yang diakui secara internasional dalam praktik pariwisata berkelanjutan, mencakup aspek pengelolaan berkelanjutan, dampak sosial-ekonomi, pelestarian budaya, serta perlindungan lingkungan. Pencapaian ini menegaskan komitmen De Braga by ARTOTEL dalam menjalankan operasional hotel yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ARTOTEL Group yang mengusung konsep art, lifestyle, dan experiential hospitality, De Braga by ARTOTEL terus menghadirkan inovasi melalui program kreatif, kolaborasi dengan seniman dan komunitas lokal, serta pendekatan layanan yang relevan dengan gaya hidup urban. Di bawah kepemimpinan baru, hotel ini diharapkan mampu memperkuat strategi bisnis sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasional.

Acara perkenalan ini menjadi momentum penting bagi De Braga by ARTOTEL untuk memperkenalkan kepemimpinan baru sekaligus menegaskan arah perusahaan ke depan sebagai hotel lifestyle yang tidak hanya stylish dan dinamis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat kerja sama dengan para klien dari sektor korporasi, pemerintahan, travel agent, serta berbagai media di wilayah Jawa Barat. Ke depan, De Braga by ARTOTEL menegaskan komitmennya untuk siap memfasilitasi beragam kebutuhan tamu dan klien, baik untuk keperluan bisnis maupun leisure, serta menjadi ruang kolaboratif bagi penyelenggaraan berbagai event kreatif bersama komunitas-komunitas lokal yang sejalan dengan semangat seni, budaya, dan gaya hidup urban.

Dengan latar belakang karier yang dimulai dari lini operasional hingga posisi puncak manajemen, Tri Wenda Agus Setyabudi diharapkan dapat membawa De Braga by ARTOTEL ke fase pertumbuhan selanjutnya serta semakin memperkuat perannya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Kota Bandung.




Decluttering, Cara AHM dan Gen-Z Jaga Lingkungan

Decluttering, Cara AHM dan Gen-Z Jaga Lingkungan (dok Honda).

Decluttering, Cara AHM dan Gen-Z Jaga Lingkungan

JAKARTA, Prolite – PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer sepeda motor Honda seluruh Indonesia mengajak anak muda dari seluruh Indonesia untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui decluttering atau memilah dan mengelola barang yang tidak diperlukan. Praktek decluttering ini dilakukan secara serentak dalam rangkaian gelaran Berpacu Dalam Sinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir.

Melalui kegiatan decluttering, para peserta didorong untuk semakin bijak dalam mengelola barangnya, mengelompokkan barang berdasarkan kategori, menentukan mana yang masih perlu dipakai, hingga bagaimana menyalurkan barang tidak terpakai dengan cara yang bertanggung jawab agar dapat memperpanjang siklus pakai barang. Selain mengurangi volume sampah, kegiatan decluttering juga dapat mendorong ekonomi sirkular dengan langkah yang lebih hijau, seperti reuse, repair, atau bahkan upcycle untuk menambah nilai fungsi barang yang lebih bermanfaat.

Edukasi decluttering dilakukan secara langsung di 9 Sekolah Menengah Atas dan 11 Universitas seluruh Indonesia sejak Agustus hingga penghujung tahun ini. Kegiatan edukasi diberikan oleh para komunitas penggiat lingkungan secara teori maupun praktik. Berbagai manfaat serta metode untuk melakukan aktivitas decluttering disampaikan kepada peserta dengan gaya yang santai dan mudah dicerna, lengkap dengan praktik langsung dan tips melakukannya.

Pada rangkaian gelaran Berpacu Dalam Sinergi, para anak muda ini juga merasakan pengalaman berbeda gerakan satu hari menjalankan gaya hidup Sustainable Living. Para peserta diajak untuk menggunakan tumbler non-plastik yang bisa digunakan dalam jangka waktu lama dan aman untuk kesehatan. Selain itu, tote bag dari bahan ramah lingkungan juga menemani para peserta selama kegiatan.
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan tren decluttering di kalangan anak muda menunjukkan kepedulian dan kesadaran bahwa langkah kecil di rumah bisa menjadi bagian dari perubahan besar, terutama bagi lingkungan yang lebih asri, bersih, dan berkelanjutan.

Dok Honda
Dok Honda

“Semangat Sinergi Bagi Negeri kami tularkan kepada generasi muda untuk dapat melakukan aksi nyata sekecil apapun di lingkungan mereka melalui tren gaya hidup yang mendorong konsumsi bijak dan pengelolaan barang secara bertanggung jawab. Kami berharap gerakan bersama ini dapat menjadi inspirasi bagi semakin banyak orang, sehingga secara kolektif kita dapat menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, bermanfaat, dan secara tidak langsung turut serta membangun negeri melalui ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” ujar Muhib.

Dalam menjalani rangkaian program Berpacu Dalam Sinergi, para peserta ditemani performa dan kualitas terbaik dari Honda Scoopy dalam beraktivitas. Kebanggaan menjadi trendsetter gaya hidup anak muda terkini pun semakin kuat ditemani desain skutik Honda Scoopy yang fashionable.

Inisiatif Hijau AHM

Komitmen AHM dalam pelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui berbaya upaya. Selain mengajak anak muda menerapkan gaya hidup decluttering, AHM juga berkolaborasi dengan banyak pihak dalam program penghijauan di berbagai wilayah yang hingga kini telah mencapai pohon sejak tahun 2012.

Tak hanya melalui aktivitas pelestarian lingkungan, komitmen hijau juga diimplementasikan dalam membangun fasilitas pabrik produksi sepeda motor Honda. Saat ini, aktivitas operasional produksi sepeda motor Honda juga didukung penggunaan solar panel. AHM telah menggunakan Solar Panel sebagai sumber energi alternatif terbarukan sejak 2014 dalam mendukung proses produksi sepeda motor Honda di Indonesia yang berkualitas. Pemasangan solar panel telah dilakukan di atap gedung pabrik plant Karawang, plant Cikarang, Safety Riding & Training Center Deltamas, Part Centre serta yang terbaru di pabrik plant Deltamas.

Berbagai program yang dilakukan AHM hadir dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pemerintah Indonesia dalam aksi penanganan perubahan iklim, serta melindungi, memulihkan, dan mendukung ekosistem daratan.