Sementara itu, laporan Counterpoint untuk kuartal III 2025 menunjukkan Samsung memimpin pasar dengan pangsa sekitar 20 persen, diikuti Xiaomi 17 persen dan Oppo 16 persen. Vivo berada di posisi empat hingga lima bersama Infinix.
Data tersebut menunjukkan bahwa persaingan di industri smartphone Indonesia sangat dinamis.
Peluncuran V70 Series menjadi langkah strategis bagi Vivo untuk tetap kompetitif di segmen smartphone mid-range. Dengan membawa konsep “flagship-feel”, perusahaan mencoba menghadirkan pengalaman premium melalui teknologi kamera, desain, dan fitur produktivitas.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, inovasi menjadi kunci utama bagi setiap produsen smartphone untuk menarik perhatian konsumen.
Bagi pengguna yang mencari smartphone dengan pengalaman mendekati flagship namun dengan harga yang masih terjangkau, perangkat seperti V70 Series bisa menjadi salah satu pilihan menarik.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan