Permainan tersebut dilengkapi jurnal finansial, tantangan bersama keluarga, serta mentor kecerdasan buatan (AI) bernama SORA untuk mendukung proses pembelajaran.

Sementara itu, juara ketiga diraih Tim Spensyora dari SMPN 9 Denpasar melalui Cashora. Inovasi berupa situs web pencatatan uang saku tersebut memberikan notifikasi ketika pengeluaran meningkat terlalu cepat, sehingga anak-anak dan keluarga dapat mengendalikan belanja sebelum uang saku habis.

Secara keseluruhan, terdapat 12 gagasan yang dipresentasikan dalam kompetisi tersebut. Solusi yang diusung para siswa mencakup penguatan kebiasaan finansial, peningkatan keamanan keuangan digital, hingga pengelolaan keuangan keluarga.

Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia Utami Anita Herawati mengatakan, kompetisi ini dirancang agar siswa tidak sekadar memahami konsep keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya untuk menyelesaikan persoalan nyata.

Rizki Oktaviani
Editor