Dari Paket Online hingga Teror yang Tidak Bisa Dihindari
Salah satu hal yang membuat Paket Santet terasa relevan adalah penggunaan paket sebagai sumber teror. Di era ketika belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian, menerima paket bukan lagi sesuatu yang aneh. Bahkan, tidak sedikit orang yang langsung penasaran ketika ada kiriman datang tanpa merasa pernah membeli sesuatu.
Film ini kemudian mengambil situasi sederhana tersebut dan mengubahnya menjadi sesuatu yang menyeramkan. Sebuah paket yang seharusnya membawa barang justru membawa ancaman. Setelah diterima dan dibuka, para karakter tidak bisa begitu saja mengembalikan atau membuangnya karena kutukan sudah terlanjur mengikuti mereka.
Konsep tersebut membuat horornya terasa lebih dekat. Penonton tidak harus membayangkan rumah tua di tengah hutan atau kuburan terpencil untuk merasa takut. Cukup dengan membayangkan sebuah paket yang tiba di depan pintu rumah tanpa nama pengirim.
Dan setelah menonton film ini, bisa jadi kamu akan mulai bertanya-tanya saat menerima paket tanpa nama. “Ini paket siapa, ya?”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan