Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan bangsa asing, tetapi juga dimaknai sebagai kemampuan untuk mandiri serta terbebas dari kebodohan, kemiskinan, ketertinggalan, dan perpecahan.

“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras dan bersatu lebih erat,” ujarnya.

Ia menyebut, tantangan yang dihadapi Kota Bandung saat ini semakin beragam, mulai dari kemacetan, pengelolaan lingkungan hidup, kesenjangan ekonomi, hingga kebutuhan pelayanan publik yang terus meningkat.

Meski demikian, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak pesimis dan menjadikan semangat kemerdekaan sebagai kekuatan untuk terus membangun Kota Bandung.

“Jadikan momen kemerdekaan ini untuk berbuat lebih baik, berdisiplin, saling menghargai dan bergotong royong di dalam membangun Kota Bandung yang nyaman, sejahtera, dan berkelas dunia,” katanya.

Ia juga mengajak generasi muda Kota Bandung untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

Rizki Oktaviani
Editor