Sementara itu, Dwi Restu Handoyo dari Jasa Raharja memaparkan mengenai risiko kecelakaan lalu lintas serta pentingnya langkah preventif untuk mengurangi dampak dan fatalitas kecelakaan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong peserta untuk semakin peduli terhadap keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, mengatakan bahwa edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda perlu dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian mereka. Menurutnya, pembahasan mengenai kopi menjadi salah satu cara untuk mengajak peserta memahami bahwa menjaga keselamatan bukan hanya soal teknik berkendara, tetapi juga kemampuan mengenali kondisi diri sebelum mengambil keputusan di jalan.
“Kami ingin menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang dekat dengan keseharian mahasiswa. Kopi bisa menjadi bagian dari aktivitas dan perjalanan, tetapi ketika tubuh sudah memberikan sinyal lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Kenali kondisi tubuh dan jadikan keselamatan sebagai prioritas,” ujar Ludhy.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan