Selama hari kerja atau hari kuliah, otak kita sibuk. Fokus terbagi pada tugas, meeting, deadline, atau aktivitas sosial. Aktivitas ini membuat pikiran berada dalam mode “task-oriented”.
Namun ketika weekend datang, struktur itu hilang. Menurut riset neurosains tentang Default Mode Network (DMN), yaitu jaringan otak yang aktif saat kita tidak sedang fokus pada tugas tertentu, otak justru lebih aktif memproses memori, evaluasi diri, dan hubungan interpersonal ketika sedang dalam kondisi santai.
Artinya, saat kamu rebahan tanpa distraksi, pikiran punya ruang untuk memutar ulang percakapan, mengingat konflik kecil, atau membayangkan kemungkinan terburuk dalam hubungan.
Tidak heran jika pertanyaan seperti “Dia masih sayang nggak ya?” atau “Kenapa akhir-akhir ini dia beda?” muncul lebih sering di akhir pekan.
2. Ruminasi dan Kesepian Lebih Terasa di Akhir Pekan
Kenapa weekend jadi waktu paling rawan overthinking soal hubungan juga berkaitan dengan ruminasi dan rasa kesepian.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan