Kegiatan ini diinisiasi bersama Greeners serta didukung berbagai mitra lingkungan. Salah satunya bersama Diet Plastik Indonesia yang menerapkan protokol guna ulang, sehingga seluruh tenant makanan dan minuman tidak menggunakan kemasan sekali pakai.
Pengelolaan sampah juga dilakukan langsung di lokasi acara. Limbah makanan diolah menggunakan metode BSF dan komposter bekerja sama dengan Ngadaur.
Sampah daur ulang dikelola bersama Plastavfall Waste Bank, sementara sampah residu ditangani melalui mekanisme take back oleh sponsor.
“Tadi pagi pukul 06.00 WIB kami sudah melakukan flag off peserta City Tour dan City Adventure sejauh 160 kilometer. Hingga pagi ini sudah tercatat sekitar 500 sampai 600 sepeda terparkir di lokasi. Ini bukti bahwa budaya bersepeda di Bandung tetap ada dan akan terus tumbuh,” ujar Andi.
Dalam kegiatan tersebut, diberikan pula penghargaan kepada siswa SMPN 55, yang menjalankan kegiatan Bike to School atau bersepeda ke sekolah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan