image_pdfimage_print

Dalam konteks Psikologi Islam dan Pendidikan Karakter Anak, peran orang tua menjadi semakin strategis:

  • Mengawasi tanpa terlalu mengontrol
  • Membuka dialog, bukan hanya melarang
  • Menjadi tempat curhat yang aman

Anak yang memiliki fondasi karakter kuat dan kedekatan emosional dengan orang tua cenderung lebih tahan terhadap tekanan sosial dan pengaruh negatif.

Mendidik Karakter adalah Proses, Bukan Instan

Psikologi Islam dan Pendidikan Karakter Anak mengajarkan kita bahwa membentuk generasi berakhlak bukan pekerjaan sehari dua hari. Ia adalah proses panjang, penuh kesabaran, konsistensi, dan doa.

Mulai dari penanaman nilai sejak dini, keteladanan orang tua, pemahaman tentang fitrah manusia, hingga integrasi pendidikan agama dan psikologi—semuanya saling melengkapi.

Sekarang coba refleksi sejenak.

Apakah rumah kita sudah menjadi ruang aman untuk tumbuhnya karakter? Apakah kita sudah menjadi teladan yang ingin kita lihat pada anak kita?

Ananditha Nursyifa
Editor