Pada tahun 2015, Poltergeist di-remake oleh Gil Kenan dan diproduksi oleh Sam Raimi. Versi ini menghadirkan visual yang lebih modern, tapi tetap mempertahankan elemen gangguan supranatural khas poltergeist.

Selain film, fenomena ini juga banyak dibahas dalam buku-buku horor dan paranormal. Beberapa rekomendasi bacaan antara lain:

  • The Poltergeist Phenomenon karya Alan Gauld & A.D. Cornell
  • Ghosts and Poltergeists oleh Rosemary Ellen Guiley
  • The Enfield Poltergeist Tapes karya Maurice Grosse

Buku-buku ini mencoba mengulas poltergeist dari sudut pandang sejarah, investigasi, hingga psikologi.

Poltergeist: Antara Teror, Psikologi, dan Misteri yang Belum Terjawab

Hingga tahun 2026, belum ada kesimpulan tunggal tentang apa sebenarnya poltergeist. Apakah ini benar-benar roh yang “berisik”? Ataukah manifestasi stres emosional manusia yang belum kita pahami sepenuhnya?

Yang jelas, poltergeist tetap menjadi fenomena horor yang menakutkan sekaligus menarik. Ia menantang logika, memicu ketakutan primal, dan terus hidup dalam cerita, film, serta pengalaman orang-orang di seluruh dunia.

Ananditha Nursyifa
Editor