Lanjut dia, prosedur permintaan mobil tangki itu atas aduan pelanggan, pertama secara komplimen (sarana pelengkap kewajiban utama) karena memang itu bentuk tanggung jawab perusahaan.
“Imbas dari kemarau belum bisa memenuhi kebutuhan air ke pelanggan secara kontinyu, kalau komplimen waktunya menunggu,” tandasnya.
Kedua, mobil tangki air bersih bagi pelanggan ataupun non pelanggan yang sifatnya membeli bisa langsung datang tanpa menunggu dengan catatan minimal 10 orang.
“Jadi secara operasional kami siap memenuhi kebutuhan untuk 171.000 pelanggan di Kota Bandung. Yang mungkin sebagian besar sedang terkawal. Warga bisa menghubungi ke Call center terpusat ini di nomor 0811.2020.0202,” imbuhnya.
Masih kata Rizky, perumda Tirtawening pun merupakan satuan tugas kekeringan atau kemarau dari Pemerintah Kota. Sehingga permasalahan kebutuhan air bersih ini terus dilakukan secara parsial.
Sementara terkait penagihan ke pelanggan kata Rizky tetap berlaku sesuai pengambilan atau kubikasi perbulan pelanggan. Namun jika selama kekeringan ini para pelanggan tidak bisa mendapat aliran air bersih maka biaya dikenakan hanya abodemen saja.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan