“Padahal belum, kita akan dialog dulu, kita ingin tahu sebetulnya perkembangan usaha para pelaku PKL disana seperti apa.
Belum tahu akan relokasi atau enggak,” tegasnya.
Untuk masalah angkutan kota alias angkot sendiri kata Farhan akan menjadikan angkot sebagai feeder.
“Angkot mah gak akan hilang, angkot kan sebetulnya sekarang jalur ya sudah ada di jalur TMB, persis, jadi bukan mengubah jalur, jalur sama TMB persis tetapi feeder, nah lewat jalur-jalur telah ditentukan,” ujarnya lagi.
Terkait angkot tua, Farhan mengaku akan bicara dengan tiga koperasi angkot yakni kopamas, kobutri, dan kobanter, untuk membahas peremajaan angkot.
“Nah mereka punya program peremajaannya seperti apa, karena kalau mau peremajaan sebaiknya mulai berpikir angkot listrik pernah dilaunching beberapa bulan lalu, nah pemanfaatan angkot listrik ini akan memberikan sebuah peluang untuk kita bisa menarik masyarakat untuk naik angkot lagi,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan