image_pdfimage_print

Berhenti total secara mendadak bukan solusi terbaik, apalagi kalau kamu peminum kopi berat. Yang paling aman dan efektif adalah tapering off alias mengurangi secara bertahap.

1. Kurangi Jumlah, Bukan Langsung Stop

Kalau biasanya minum 2–3 cangkir kopi sehari, coba kurangi jadi 1–2 cangkir dulu selama beberapa hari. Setelah itu, turunkan lagi jadi setengah cangkir atau ganti dengan kopi rendah kafein.

2. Geser Waktu Konsumsi

Hindari minum kopi sore atau malam. Biasakan konsumsi kafein hanya di pagi hari agar tubuh punya waktu menyesuaikan diri tanpa kafein di jam-jam puasa.

3. Ganti Sebagian dengan Decaf atau Teh Rendah Kafein

Kopi decaf atau teh herbal rendah kafein bisa jadi jembatan transisi. Rasanya tetap “ada”, tapi efek kafeinnya jauh lebih ringan.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Sering kali sakit kepala diperparah oleh dehidrasi. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi, terutama saat sahur dan berbuka.

5. Tidur yang Cukup dan Konsisten

Kurang tidur bikin efek withdrawal terasa lebih berat. Menjelang puasa, usahakan pola tidur lebih teratur agar tubuh nggak terlalu kaget.

Alternatif Minuman yang Lebih Ramah Saat Puasa

Infused water
Ilustrasi infused water – iStockphoto
Ananditha Nursyifa
Editor