Kafein bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di otak dan meningkatkan kewaspadaan. Itu sebabnya setelah minum kopi, kita merasa lebih fokus dan segar. Tapi ketika asupan kafein dihentikan tiba-tiba—seperti saat puasa—pembuluh darah kembali melebar secara cepat.

Perubahan mendadak inilah yang memicu sakit kepala. Menurut berbagai studi kesehatan terbaru hingga 2026, caffeine withdrawal headache biasanya muncul 12–24 jam setelah konsumsi terakhir dan bisa berlangsung hingga beberapa hari.

Selain itu, kafein juga bersifat diuretik ringan. Artinya, konsumsi kafein berlebihan bisa bikin tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Saat puasa, kondisi ini makin terasa dan berkontribusi pada dehidrasi ringan yang memperparah sakit kepala.

Tanda-Tanda Withdrawal Kafein yang Perlu Kamu Sadari

Setiap orang bereaksi berbeda terhadap penurunan kafein, tapi ada beberapa tanda umum yang sering muncul:

  • Sakit kepala berdenyut, terutama di bagian depan atau samping kepala
  • Rasa lelah berlebihan meski sudah cukup tidur
  • Sulit konsentrasi atau brain fog
  • Mood swing, mudah kesal, atau gelisah
  • Mengantuk sepanjang hari
  • Pada beberapa orang, bisa muncul mual ringan

Gejala ini bukan berarti tubuhmu “lemah”. Justru ini tanda bahwa tubuh sudah terbiasa dengan asupan kafein tinggi. Kabar baiknya, gejala ini sifatnya sementara dan bisa diminimalkan dengan strategi yang tepat.

Cara Mengurangi Kopi dan Teh Secara Bertahap

Ananditha Nursyifa
Editor