Dalam kacamata psikologi modern, ini berkaitan dengan munculnya self-awareness. Individu mulai menyadari pola perilakunya, meski belum sepenuhnya konsisten dalam perubahan. Tahap ini penting karena menjadi jembatan menuju pertumbuhan yang lebih sehat.
3. Nafs Mulhimah
Nafs mulhimah adalah jiwa yang mulai mendapatkan ilham untuk membedakan kebaikan dan keburukan secara lebih intuitif. Dorongan untuk berbuat baik semakin kuat, dan konflik batin mulai berkurang.
Pada tahap ini, seseorang cenderung lebih stabil secara emosional dan mulai merasakan makna dalam hidup. Banyak ulama mengaitkan fase ini dengan meningkatnya empati dan kepedulian sosial.
4. Nafs Muthmainnah
Inilah tingkat nafs yang sering dikaitkan dengan ketenangan batin. Nafs muthmainnah adalah jiwa yang damai, menerima ketentuan Allah, dan tidak lagi mudah terguncang oleh tekanan hidup.
Dari perspektif kesehatan mental, kondisi ini mirip dengan emotional regulation yang matang dan penerimaan diri. Individu dengan nafs muthmainnah memiliki resiliensi yang kuat, mampu menghadapi stres tanpa kehilangan arah hidup.
5. Nafs Radhiyah dan Mardhiyah
Pada tingkat ini, jiwa tidak hanya menerima ketentuan Allah, tetapi juga merasa ridha dan diridhai. Hubungan dengan Tuhan menjadi pusat kehidupan, bukan lagi sekadar ritual.





Tinggalkan Balasan