image_pdfimage_print

Di Jepang, konsep mono no aware menggambarkan kesadaran akan kefanaan hidup—sering direpresentasikan lewat bunga sakura yang indah namun cepat gugur. Sementara di Tiongkok kuno, bunga peony melambangkan kehormatan dan kemakmuran.

Di Indonesia, bunga juga punya posisi sakral. Bunga tujuh rupa sering digunakan dalam ritual tradisional, ziarah, hingga prosesi spiritual. Bunga menjadi simbol penghubung antara dunia manusia dan dimensi spiritual.

Dari sini terlihat jelas: bunga bukan sekadar tanaman. Ia membawa makna simbolik yang sangat dalam.

Saat Keindahan Berubah: Bunga Layu sebagai Simbol Kematian

Secara universal, bunga yang mekar melambangkan kehidupan. Tapi ketika ia layu dan mengering, maknanya ikut berubah.

Dalam psikologi simbolik, manusia cenderung mengasosiasikan perubahan fisik dengan metafora kehidupan. Bunga yang tadinya segar dan hidup, lalu menjadi kering dan rapuh, mudah diasosiasikan dengan akhir kehidupan.

Ananditha Nursyifa
Editor