image_pdfimage_print

Pertama, sandekala bisa dipahami sebagai simbol bahaya yang datang bersama malam. Pada masa lalu, ketika listrik belum tersedia secara luas, malam hari memang lebih berisiko karena gelap dan sulit diawasi.

Kedua, legenda ini juga mencerminkan cara orang tua mendisiplinkan anak melalui cerita. Alih-alih memberikan larangan keras, mereka menggunakan kisah mistis agar pesan tersebut lebih mudah diingat.

Ketiga, dari sudut pandang antropologi budaya, sandekala menunjukkan bagaimana masyarakat mencoba memahami perubahan alam di sekitar mereka. Senja dianggap sebagai waktu yang istimewa karena menandai perubahan dari terang menuju gelap.

Cerita ini akhirnya berkembang menjadi legenda yang terus diceritakan hingga sekarang.

Sandekala mungkin terdengar seperti kisah horor sederhana yang sering digunakan orang tua untuk menakuti anak-anak. Namun jika dilihat lebih dalam, legenda ini sebenarnya menyimpan banyak nilai budaya dan makna sosial.

Ananditha Nursyifa
Editor