image_pdfimage_print

Dulu, anak-anak sering bermain di luar rumah hingga sore hari. Orang tua kemudian menggunakan cerita tentang sandekala untuk mengingatkan mereka agar segera pulang sebelum hari gelap.

Biasanya peringatan itu terdengar seperti ini:

“Sudah mau sandekala, cepat pulang!”

Kalimat tersebut sebenarnya bukan sekadar larangan tanpa alasan. Pada masa lalu, penerangan di desa masih terbatas. Ketika malam tiba, lingkungan menjadi gelap dan berpotensi berbahaya bagi anak-anak.

Dengan menghadirkan unsur mistis, cerita tentang sandekala menjadi cara yang efektif bagi orang tua untuk mendisiplinkan anak tanpa harus menjelaskan bahaya secara panjang lebar.

Ciri-Ciri Sandekala Menurut Cerita Rakyat

Dalam berbagai kisah yang berkembang di masyarakat, sandekala sering digambarkan memiliki beberapa tanda atau ciri tertentu.

Pertama, suasana senja biasanya terasa lebih sunyi dibandingkan siang hari. Burung mulai kembali ke sarang, angin bertiup lebih dingin, dan langit berubah warna menjadi jingga kemerahan.

Ananditha Nursyifa
Editor