Insiden tersebut mebuat duka yang mendalam bagi istri dan keluarga yang di tinggalkannya.

Hingga akhirnya pada Sabtu, 4 April 2026 jenazah Kapten Inf Zulmi Aditya tiba di rumah duka di Kota Cimahi Jawa Barat.

Suasana duka semakin terasa ketika jenazah sang Kapten tiba di rumah duka untuk nntinya di semayamlan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung.

Di mata keluarga, Zulmi Aditya Iskandar bukan hanya seorang prajurit, melainkan juga anak yang saleh, penurut, dan menjadi kebanggaan keluarga hingga akhir hayatnya. Kabar duka dari Lebanon pertama kali diterima keluarga pada Senin (30/3/2026) malam.

Hal itu disaksikan keluarga yang melihat bagaimana tumbuh kembang Zulmi sedari kecil.

Kakak sepupunya, Risman Efendi, mengatakan almarhum merupakan sosok anak dan adik yang selalu menjadi kebanggaan keluarga.

“Ya dia sosok adik dan anak yang sampai detik terakhirnya sangat jadi kebanggaan kami di keluarga ya. Dia ini memang saleh, selalu bicara soal agama. Makanya, kami sangat kehilangan,” ucap Risman di rumah duka, Rabu (1/4/2026).

Rizki Oktaviani
Editor