image_pdfimage_print

Jadi, mengapa minat baca siswa masih rendah?

Jawabannya tidak tunggal. Ada faktor data literasi yang belum optimal, pemahaman literasi yang masih terbatas, distraksi digital, akses bacaan yang kurang menarik, hingga peran lingkungan yang belum maksimal.

Namun kabar baiknya, semua faktor ini bisa diperbaiki jika ada kesadaran dan kolaborasi.

Sebagai orang tua, guru, mahasiswa, atau bagian dari masyarakat, kita bisa mulai dari langkah kecil: menyediakan waktu membaca 15 menit sehari, merekomendasikan buku yang relevan, atau menciptakan ruang diskusi yang menyenangkan.

Minat baca siswa tidak akan tumbuh dalam semalam, tetapi bisa dibangun perlahan melalui kebiasaan dan contoh nyata. Jika kita ingin generasi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi masa depan, maka literasi harus menjadi prioritas bersama mulai hari ini.

Ananditha Nursyifa
Editor