Keputusan Gubernur terkait maraknya kunci T dan miras kata Farhan, akan melibatkan orang tua. Di mana nanti kepala sekolah akan meminta orang tua membuat surat pernyataan guna mencegah anaknya melakukan beberapa tindakan yang dilarang mulai dari rokok sampai ke minuman keras.
Dan untuk ketegasan aparat kepolisian kata dia, akan patroli berikut tim reaksi cepat pengaduan siap di berbagai titik yang rawan begal di kota.
“Kota Bandung tentu kebagian CCTV dan command center nya yang kita punya ada dua, kan. Ada yang punya Dishub, ada yang punya Kominfo, untuk dilengkapi dengan speaker lagi, untuk memberikannya peringatan kepada titik-titik yang memang kita lihat rawan. Peringatan di speaker itu akan aktif 24 jam dengan sistem piket,” ujarnya.
Lanjutnya, dari data yang dimiliki oleh kepolisian, pemicunya para pelaku begal mulai dari penggunaan obat-obatan, konsumsi minuman keras, dan terdesak oleh hutang karena judi online. Ada juga karena pengaruh dari lingkungan, gaya hidup, dan media.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan