Bermula dari Acara Khitanan: Hadiah Paling Meriah untuk Si Anak Pemberani
Kalau kamu tanya kenapa awalnya Kuda Renggong selalu hadir di acara khitanan, jawabannya sangat menggemaskan.
Biasanya, Seni Kuda Renggong diadakan untuk menghibur anak yang dikhitan sebagai hadiah karena bersedia “merasakan sakit” dari khitan. Ini adalah bentuk penghargaan dari keluarga dan masyarakat kepada sang anak yang sudah melewati salah satu momen terbesar dalam hidupnya.
Pertunjukan diadakan setelah anak tersebut dikhitan dan diupacarai serta diberi doa. Anak tersebut memakai pakaian yang menyerupai pakaian Gatotkaca dengan menggunakan Bendo — sejenis topi yang menyerupai Blankon.
Lalu ia dinaikkan ke punggung kuda dan diarak keliling kampung dengan iringan musik yang meriah. Bisa dibayangkan betapa mewahnya momen itu di mata seorang anak kecil!
Setelah pawai mengelilingi desa, rombongan kembali ke rumah penyelenggara. Di ujung acara, biasanya ada atraksi kuda silat — kuda yang bisa berdiri, memberi hormat, bahkan berbaring — diakhiri dengan upacara saweran yang dipimpin juru sawer, sebagai ungkapan rasa syukur kolektif seluruh keluarga dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan