Saat ini Indonesia baru terdapat sejumlah produk batik yang telah memperoleh sertivikasi Indikasi Geografis, diantara Batuk Tulis Nitik Yogyakarta, Batik Tulis Complongan Indramayu, Batik Besurek Begkulu, sarung batik Pekalongan, Batik Gedog Tuban, Batik Tulis Merawit Cirebon, Batik Tulis Waleran Cirebon, Batik Wonogiri, serta beberapa lainnya yang sedang dalam proses pengajuan.

Hal ini menunjukan bahwa upaya perlindungan dan pengakuan terhadap batik sebagai warisan budaya masih terus berkembang dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Kolaborasi antara Plataran Bandung dan Batik Komar ini menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi publik mengenai pentingnya pelestarian batik berbasis kwalitas keaslian. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai, dan terlibat dalam pengembangan Batik sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Rizki Oktaviani
Editor