image_pdfimage_print

Kata Ujang ditempatnya mesin pemusnah sampah sudah bisa menghabiskan sampah per hari 10 sampai 11 ton.

“Apakah itu termasuk yang kecil? Dan untuk solusi kota Bandung tidak ada lagi selain dimusnahkan. Ujung-ujungnya dari dulu itu TPA nya, Sarimukti, dulu Jelekong, yang longsor itu sampai memakan korban,” gerutunya.

“Nah sekarang Legoknangka. Legoknangka itu gak ada kepastian, maaf maaf itu gak ada kepastian, itu sarang korupsi para pejabat dulu jadi gak bakalan bisa dibuka. Kalau dibuka itu langsung makan korban, masalahnya jalannya itu cobalah survei langsung kesana gak bakalan ada yang bener semua kesana sarang korups,” tuturnya.

Ujang kembali menyebut bahwa insenarator l sudah skala besar karena sudah mampu menghabiskan sampah dari 12 RW Kelurahan Derwati dan 2 RW Kelurahan Majahlega

“Kalau yang wisang geni itu mah produk gagal, itu hitungan paling satu roda, paling lima kintal per hari, bisa dibuktikan. Saya dengan kenyataan merasa membakar sampah dengan mesin insenarator itu cukup efektif,

Rizki Oktaviani
Editor