Kini gelaran kesenian itu bukan hanya untuk syukur atas hasil bumi ang melimpah, namun kini berkembang menjadi kesenian arak-arakan yang disebut Benjang Helaran.

Arak-arakan ini biasanya berfungsi untuk mengarak anak khitanan maupun yang ulang tahun berkeliling kampung.

Dalam arak-arakan kesenian ini bukan hanya menyajikan seni bela diri saja namun juga, kuda lumping, rajawali, barongan dan lain-lain.

Dengan beragamnya arak-arakan membuat warga yang menonton menjadi lebih antusias lagi.

Terbukti kini banyak warga yang rela menunggu lama untuk melihat arak-arakan kesenian tradisional itu.

Rizki Oktaviani
Editor