Sayangnya, kualitas tidur jauh lebih penting daripada sekadar durasi.
Beberapa kebiasaan weekend yang bikin tidur nggak berkualitas:
- Begadang sampai jam 2–3 pagi
- Pola tidur berubah drastis dari weekday
- Main gadget sebelum tidur
- Konsumsi kafein berlebihan
Perubahan ritme tidur ini mengganggu circadian rhythm (jam biologis tubuh). Akibatnya, meskipun kamu tidur 9–10 jam, tubuh tetap terasa lelah.
Dalam psikologi kesehatan, kondisi ini sering dikaitkan dengan social jetlag — perbedaan jadwal tidur antara hari kerja dan akhir pekan yang bikin tubuh seperti mengalami jetlag tiap minggu.
Jadi wajar banget kalau Senin pagi terasa berat.
4. Cara Membuat Weekend Benar-Benar Restorative
Kalau begitu, gimana caranya supaya weekend nggak cuma lewat begitu aja tapi benar-benar memulihkan energi?
Berikut beberapa strategi berbasis psikologi yang bisa kamu coba:
✨ 1. Jadwalkan Waktu “Nothing Time”
Bukan sekadar rebahan sambil scrolling, tapi waktu tanpa distraksi. Duduk, journaling, baca buku fisik, atau sekadar menikmati teh tanpa HP.
✨ 2. Batasi Doom Scrolling
Coba tentukan waktu khusus untuk media sosial, misalnya 30–60 menit saja. Selebihnya, beri otak kesempatan untuk tenang.
✨ 3. Pertahankan Pola Tidur Relatif Stabil
Boleh tidur sedikit lebih malam, tapi jangan terlalu ekstrem. Bangun di jam yang nggak beda jauh dari weekday bisa membantu tubuh tetap seimbang.
✨ 4. Lakukan Aktivitas yang Memberi Makna
Penelitian terbaru dalam psikologi kesejahteraan menunjukkan bahwa aktivitas yang bermakna (meaningful activities) lebih memulihkan dibanding aktivitas pasif.





Tinggalkan Balasan