– ⁠Akibat kecelakaan itu, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai perjalanan luar biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

– ⁠Petugas melakukan pemberhentian terhadap satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

– ⁠Namun KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti sehingga tabrakan keras dengan KRL PLB 5568 tak terhindarkan. KA Argo Bromo sampai tembus ke gerbong KRL wanita.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta penuh kehati-hatian.

Dudy menyampaikan dukacita mendalam atas korban meninggal dunia dan berharap korban luka dapat segera pulih. Insiden ini, lanjut dia, menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan pelayanan transportasi.

“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan,” ujarnya.

Rizki Oktaviani
Editor