Dalam Islam, memaafkan bukan hanya tindakan baik yang dianjurkan, tapi juga bukti ketakwaan seorang hamba kepada Allah. Al-Qur’an sendiri banyak mengingatkan kita untuk menjadi pribadi yang pemaaf, salah satunya dalam Surat Al-A’raf ayat 199: “Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.”
Idul Fitri mengingatkan kita bahwa manusia adalah tempatnya salah dan khilaf. Memaafkan orang lain di hari yang fitri berarti kita siap menghapus dendam dan menggantinya dengan cinta serta kedamaian. Tapi ya, jujur aja, kadang teori lebih gampang daripada praktiknya, kan?
Kenapa Memaafkan Itu Sulit?
Kadang kita enggan memaafkan karena khawatir dianggap lemah, takut sakit hati lagi, atau merasa orang lain nggak pantas mendapat maaf. Padahal, ketidakmauan untuk memaafkan justru mengikat kita pada masa lalu dan menghalangi kebahagiaan diri sendiri. Ingat, yang tersiksa bukan orang yang menyakiti kita, tapi diri kita sendiri yang terus-menerus terbelenggu rasa marah dan dendam.
Tinggalkan Balasan