Intinya, teori ini mendorong sistem pendidikan yang lebih adil dan tidak seragam.
Kontroversi dan Popularitas Teori Ini
Meski sangat populer, teori Multiple Intelligences juga menuai kritik.
Beberapa psikolog kognitif berpendapat bahwa bukti empiris yang membedakan tiap kecerdasan sebagai sistem terpisah masih diperdebatkan. Dalam riset psikometri modern, konsep “general intelligence” atau faktor g masih dianggap memiliki dasar statistik yang kuat.
Sebagian akademisi menilai bahwa kategori Gardner mungkin lebih tepat disebut sebagai bakat atau gaya belajar.
Namun di sisi lain, popularitas teori ini tetap tinggi karena dampak praktisnya dalam pendidikan sangat terasa. Banyak pendidik menganggap teori ini sebagai kerangka kerja yang membantu menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif.
Gardner sendiri menegaskan bahwa teorinya bukan alat tes, melainkan cara berpikir tentang potensi manusia.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan