image_pdfimage_print

Sementara itu, Endy Arfian yang memerankan karakter Dimas menyebut perannya sebagai representasi kondisi jurnalisme di Indonesia saat ini. Karakter Dimas menggambarkan risiko yang dihadapi jurnalis, mulai dari intimidasi hingga kriminalisasi.

Teknik Long One Shot yang Ambisius

Salah satu hal paling menarik dari Ghost in the Cell adalah penggunaan teknik long one shot. Beberapa adegan digarap dalam satu pengambilan gambar panjang tanpa banyak potongan, bahkan ada yang mencapai 10–15 halaman skenario dalam satu shot.

Dengan total 97 halaman skenario dan hanya sekitar 40 scene, proses syuting yang berlangsung selama 22 hari berjalan sangat efisien. Pendekatan ini membuat alur cerita terasa lebih organik, intens, dan nyata.

Sinematografer Jaisal Tanjung menjelaskan bahwa seluruh set penjara dibangun secara menyeluruh, termasuk tata cahaya yang detail. Lighting disiapkan agar para pemain merasa seperti berada di dunia nyata, bukan sekadar set film.

Ananditha Nursyifa
Editor