image_pdfimage_print

Secara fiskal, Farhan menyebut kondisi keuangan daerah sangat sehat. Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat signifikan, bahkan di atas 15 persen, terutama dari sektor restoran.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” katanya.

Menariknya, meski tingkat hunian hotel secara umum menurun karena tren kunjungan pulang-pergi tanpa menginap, kontribusi PAD dari sektor hotel justru tetap meningkat. Kenaikan harga kamar dan dominasi hotel berbintang menjadi salah satu faktor.

Ke depan, Pemkot Bandung akan membangun ekosistem wisata yang lebih luas melalui festival, pertunjukan, dan event olahraga. Kota Bandung hampir pasti menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah dan pendukung Pekan Olahraga Provinsi.

“Ekonomi itu berputar dari event-event. Persib ramai, Satria Muda ramai. Itu jadi motor ekonomi,” ucapnya.

Dengan tren pertumbuhan yang stabil, inflasi terkendali, serta PAD yang meningkat, Farhan optimistis fondasi ekonomi Kota Bandung semakin kokoh, meski tetap diiringi kewaspadaan terhadap ketimpangan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah.

Rizki Oktaviani
Editor