dok Honda

Peraih juara dunia GP tahun 2020, Joan Mir menyatakan antusiasnya mempelajari tarian kolosal khas bali ini “Saya sangat menikmati momen disini di tengah menjalani MotoGP dan saya sangat menyukai budayanya, tariannya menarik, orang-orangnya yang baik.”

Keseruan dari pebalap Honda HRC Castrol berlanjut di hari kedua (3/3) melalui aktivitas yang tak kalah menarik bersama dengan masyarakat. Jelang perayaan Nyepi, masyarakat Bali mulai memproduksi patung raksasa Ogoh-ogoh yang siap dipamerkan saat perayaan. Momen ini dimanfaatkan oleh Joan dan Luca didampingi pebalap-pebalap AHRT yakni Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens dan M Badly Ayatullah untuk melihat langsung pembuatan Ogoh-ogoh dari salah satu wilayah pelaku seni terbaik dari karya seni patung kertas ini yakni Banjar Kaja Sesetan. Di lokasi ini, keduanya dibuat terkesima dengan detail dan ukuran atas karya Ogoh-ogoh dari Banjar Kaja Sesetan. Tidak hanya memperhatikan pembuatan patung, dalam kesempatan ini, Joan dan Luca juga turut membantu seniman dalam menyempurnakan patung Ogoh-ogoh yang sedang dibuat.

Rizki Oktaviani
Editor