Bagaimana Ketiganya Bekerja Sama dalam Kehidupan Sehari-hari?
Oke, sekarang kita gabungkan semuanya! Ketiga lapisan ini bekerja seperti rantai — dari yang paling dalam ke yang paling permukaan:
Situasi → (memicu) → Core Belief → (membentuk) → Intermediate Belief → (menghasilkan) → Automatic Thoughts → (berdampak pada) → Emosi & Perilaku
Contoh konkretnya begini: Bayangkan kamu mendapat kritik dari atasanmu di tempat kerja.
Seseorang dengan core belief “Aku tidak cukup baik” akan mengaktifkan intermediate belief “Aku harus selalu sempurna, jika tidak berarti aku gagal” — yang kemudian memunculkan automatic thought: “Ini buktinya, aku memang tidak kompeten. Aku pasti akan dipecat.” Akibatnya? Dia jadi cemas berlebihan, menghindar dari tantangan baru, atau bahkan resign tanpa alasan yang rasional.
Sementara seseorang dengan core belief yang lebih sehat dan intermediate belief yang adaptif, seperti “Selalu ada ruang untuk berkembang” — akan memunculkan automatic thought yang berbeda: “Kritik ini bisa jadi pelajaran bagiku.”
Situasinya sama persis. Tapi responsnya bisa berbeda 180 derajat, hanya karena lapisan keyakinan yang berbeda!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan