Peresmian Gedung Rawat Inap Klinik Pratama Griya Husada oleh Wali Kota Bekasi

Peresmian Gedung Rawat Inap Klinik Pratama Griya Husada oleh Wali Kota Bekasi (dok Pemkot Bekasi).

Peresmian Gedung Rawat Inap Klinik Pratama Griya Husada oleh Wali Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Prolite – Wali Kota Bekasi, Dr Tri Adhianto secara resmi meresmikan gedung Rawat Inap Klinik Pratama Griya Husada di Bekasi Utara. Peresmian ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, H. Inayatulah, Camat Bekasi Utara Sumpomo Brama, serta jajaran pimpinan dan penanggung jawab Klinik Griya Husada.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi terus berkomitmen untuk mendukung hadirnya fasilitas kesehatan di tingkat pertama, baik yang dimiliki oleh pemerintah maupun pihak swasta.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat dengan mudah dan cepat memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai. Fasilitas seperti ini adalah ujung tombak pelayanan kesehatan yang penting bagi masyarakat,” ujarnya.

dok Pemkot Bekasi
dok Pemkot Bekasi

Ia juga menyampaikan harapan agar Klinik Pratama Griya Husada yang kini memiliki fasilitas rawat inap, dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

“Kami berharap klinik ini mampu memberikan pelayanan dengan profesionalisme, didukung oleh teknologi medis modern, namun tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keramahan, dan kepedulian terhadap pasien,” tambahnya.

dok Pemkot Bekasi
dok Pemkot Bekasi

Wali Kota juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan pengelolaan klinik tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam terwujudnya klinik ini. Semoga ini dapat menjadi fasilitas kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan mengucap Basmalah,
Wali Kota Bekasi kemudian meresmikan secara resmi Klinik Pratama Rawat Inap Griya Husada. Semoga dengan adanya fasilitas ini, kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bekasi dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, memberikan harapan baru, serta menjawab kebutuhan vital akan kesehatan.




Jabar Berbagi Gala Asuh Anak Yatim & Dhuafa Bersama Land Rover  & Volkswagen 2025

Jabar Berbagi Gala Asuh Anak Yatim & Dhuafa Bersama Land Rover  & Volkswagen 2025 (dok).

Jabar Berbagi Gala Asuh Anak Yatim & Dhuafa Bersama Land Rover  & Volkswagen 2025

Prolite – Kegiatan Jabar Berbagi Gala Asuh Anak Yatim & Dhuafa Bersama Land Rover & Volkswagen 2025 merupakan kolaborasi antara Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, Anhang Indonesian Adventure, Ikatan Alumni (IA) ITB Jabar, Land rover Club Bandung dan Volkswagen club Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebaikan di bulan Ramadhan kepada anak yatim & dhuafa serta berbagi pengetahuan melalui kunjungan edukasi Bersama kakak fasilitator dari KORELASI (Komunitas Relawan Pendidikan Salman ITB) dan P3RI (Panitia Pelaksana Program Ramadhan Salman ITB).

dok
dok

Kegiatan ini diselenggarakan pada hari sabtu, 15 Maret 2025 melibatkan 500 anak yatim & dhuafa dari berbagai panti dan komunitas yang tersebar di Bandung Raya. Adapun rangkaian kegiatannya yaitu kunjungan edukasi di museum geologi, ngabuburit bersama landy dan VW menuju ke venue utama GOR Arcamanik Gedung Laga Tangkas, panggung hiburan, dan berbagi bingkisan dan THR untuk anak yatim dan dhuafa.

dok
dok

Donator dan pihak sponsor yang berpartisipasi yaitu: Mandiri Amal Insani ,Badan Wakaf  Salman ITB, Rumah Amal Salman ITB, Hands for Help Yayasan Ibnu sina Peduli; PT. Trans Berjaya Khatulistiwa (Tiketux); PT. LAPI ITB; Pupuk Kujang Cikampek; Garuda food; Syaamil; PT. LIMA; Ganesha Parents Community; Agronesia; Land Rover Club Indonesia; Melehoyy; Walei Teknik pratama; Bengkel Olangan; Ozone global Indonesia; Grup Sedekah jumat, Biang lala; Prinmart; Madmax garage; PT. Buana Raya Consulindo; Marga Nusantara persada Indonesia; Rakomindo Dirgantara Bandung; ICMI kota Bandung; Museum Geologi Serta media partner yang terlibat Bandung TV, Urang , Radar Bandung, Prolite news, Radio K-Lite.

Semoga kolaborasi bersama ini membawa dampak yang positif dan menjadi langkah kebaikan Bersama.




Sugianto Nangolah : Aset Daerah Harus Dikelola Secara Optimal

DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta (dok DPRD Pro Jabar).

Sugianto Nangolah : Aset Daerah Harus Dikelola Secara Optimal

KOTA BANDUNG, Prolite – DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dalam rangka studi banding terkait tata kelola aset daerah. Pertemuan ini menyoroti strategi optimalisasi aset sebagai langkah meningkatkan pendapatan daerah.

Dalam kunjungan kerja yang berlangsung di Ruang Musyawarah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat, Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah menjelaskan bahwa optimalisasi aset menjadi krusial dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

dok DPRD Jawa Barat
dok DPRD Jawa Barat

“Jika aset tidak dapat dikelola dengan optimal, maka sumber pendapatan daerah menjadi terbatas. Contohnya, gedung bioskop peninggalan belanda di cimahi yang luas dan strategis, namun hanya disewakan seharga Rp600 juta, itu tentu tidak sebanding dengan nilai asetnya,” ucap Sugianto Nangolah, Kota Bandung, Kamis (13/03/2025).

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap BOT (Build Operate Transfer) seperti lapangan golf BGG (Bandung Giri Gahana) agar setoran kepada pemerintah dapat lebih optimal.

“Setiap aset yang dimiliki Jawa Barat harus dievaluasi untuk memastikan nilai ekonominya bisa dimaksimalkan untuk kepentingan daerah,“ tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, pembahasan juga mencakup optimalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bapemperda DPRD Jawa Barat berencana mengatur mekanisme Reward & Punishment bagi direktur BUMD.

“Direktur BUMD yang tidak mampu menyetor dividen harus siap mundur. Sebaliknya, jika mereka berhasil meningkatkan pendapatan, maka akan diberikan insentif tambahan,” jelasnya.

Melalui langkah-langkah ini, Bapemperda Jawa Barat optimis dapat meningkatkan efektivitas tata kelola aset dan BUMD untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar dan berkelanjutan.




Wali Kota Bekasi Hadiri Setijab Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat

Wali Kota Bekasi Hadiri Setijab Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat (dok).

Wali Kota Bekasi Hadiri Setijab Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat

BANDUNG, Prolite – Serah terima jabatan (Setijab) Kepala Badan Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Barat digelar pada hari ini di Kantor BPKP Provinsi Jawa Barat, dihadiri Pimpinan V BPK RI, Bobby Adhityo, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Anggota DPRD Provinsi Jawab Barat beserta jajaran Kepala daerah dari Provinsi Jawa Barat termasuk salah satunya Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Bertempat di auditorium Kantor BPKP Provinsi Jawa Barat acara serah terima jabatan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat dari Widhi Widayat kepada Eydu Oktain Panjaitan

dokumentasi
dokumentasi

Dedi Mulyadi dalam sambutannya mengatakan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat harus membantu dan memgarahkan Bupati dan Wali Kota dikarenakan ada beberapa yang tidak berasal dari anggota DPRD, dan skala prioritas untuk kebutuhan dasar janji kepala daerah.

dokumentasi
dokumentasi

“kegiatan birokasi yang tidak dirasakan masyarakat lebih baik dijadikan infrastruktur, Provinsi Jawa Barat akan merubah pola tersebut untuk 3 tahun kedepan” ucap Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat haturkan banyak terima kasih dan ucapkan selamat kepada Kepala BPKP Jawa Barat yang telah promosi jabatan, dengan harapan saling terjalin sinergitas dan koordinasi agar Jawa Barat selalu menjadi yang istimewa.

Ia juga menyoroti mengenai ketidakadilan dalam sistem perpajakan diantaranya mengenai dampak industri banjir, pencemaran lingkungan dan alih fungsi lahan yang terjadi di Jawa Barat namum bayar pajaknya di Jakarta.

Usai itu, acara dirangkaikan dengan penandatanganan sertijab, penyerahan buku dan foto bersama dengan semua jajaran Kepala Daerah.




Resmi Dilantik, TP PKK Kota Bekasi Siap Berjuang Bersama

Resmi Dilantik, TP PKK Kota Bekasi Siap Berjuang Bersama (dok).

Resmi Dilantik, TP PKK Kota Bekasi Siap Berjuang Bersama

KOTABEKASI, Prolite – Ketua Tim Penggerak PKK se Provinsi Jawa Barat telah resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 10 Gedung Baleka II Kota Depok. Pelantikan ini menjadi salah satu momen terbaik untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

Dwi Setyowati atau yang biasa dikenal Wiwiek Hargono Tri Adhianto dilantik secara resmi menjadi Ketua TP PKK Kota Bekasi periode 2025 – 2030 dan Ketua Dekranasda Kota Bekasi bersama Ketua TP PKK se Jawa Barat lainnya.

Wiwiek Hargono yang juga hadir bersama Istri Wakil Wali Kota Bekasi Wuri Handayani, berharap bisa berperan dalam membantu Pemerintah Kota Bekasi di segi apapun dan menjadi penyemangat bagi para pengurus serta dapat membawa warna baru.

dok
dok

“Saya dan Bu Wuri Handayani Bobihoe serta para kader PKK siap berjuang dalam membantu menunjang kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan dengan kepemimpinan yang berkelanjutan ini, yakin bisa memperkuat peran perempuan dalam pembangunan Kota Bekasi.” Jelas Wiwiek.

dok
dok

Ia berharap dengan adanya pelantikan bersama ini menjadi salah satu bentuk sinergitas dan kolaborasi. Bekerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk TP PKK yang ada di Jawa Barat.

Dan di Kota Bekasi lanjut Wiwiek menyampaikan, kami akan lebih concern mensukseskan visi misi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang juga baru dilantik.

Selain pelantikan Ketua TP PKK Kota Bekasi, acara juga dirangkaikan rapat koordinasi Kabupaten dan Kota se Jawa Barat yang juga dihadiri oleh Wali Kota dan Bupati se Provinsi Jawa Barat, termasuk Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto hadir dalam rakor bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.




Bazar Murah 2025 Tahap 2 Dimulai, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Bazar Murah 2025 Tahap 2 Dimulai (dok Disdagin).

Bazar Murah 2025 Tahap 2 Dimulai, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Prolite – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggelar Bazar Murah 2025 tahap kedua. Acara ini resmi dibuka pada Senin 10 Maret 2025 dengan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan, bazar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari raya.

“Alhamdulillah, cuacanya mendukung dan warga sangat antusias. Terima kasih kepada jajaran kewilayahan yang telah membantu menyebarluaskan informasi mengenai bazar ini,” ujarnya.

Pada Senin 10 Maret 2025, bazar murah 2025 berlangsung di tiga kecamatan, yaitu Rancasari, Bandung Wetan, dan Bandung Kidul. Setiap harinya, bazar akan berpindah lokasi ke tiga kecamatan berbeda hingga batas waktu yang telah ditentukan.

dok Disdagin
dok Disdagin

“Kami menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras SPHP dari Bulog, minyak goreng, daging ayam, gula, telur, cabai, bawang merah dan putih, serta berbagai sayuran dan tepung terigu. Ini juga menjadi momen sosialisasi agar masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau,” tambah Ronny.

Ronny menjelaskan, harga kebutuhan pokok di pasaran saat ini relatif stabil berdasarkan pemantauan di pasar tradisional seperti Caringin dan Gedebage.

“Ada lonjakan harga pada komoditas cabai, tetapi masih fluktuatif, bisa naik atau turun setiap harinya,” katanya. Ia memastikan bahwa stok pangan dalam kondisi aman hingga Idulfitri.

Ada pun daftar harga pada Bazar Murah 2025 sebagai berikut:
– Bawang Merah = / 0,5 Kg
– Bawang Putih = / 0,5 Kg
– Beras Premium merk Punokawan = / 3 Kg
– Minyak Goreng Premium merk Rizky =
– Tepung Beras = / Kg
– Ayam Negeri = / Kg
– Nugget = / Pack
– Kentang = / Kg
– Cabe Rawit Merah = / Kg
– Cabe Merah = / Kg
– Bombay = / Kg
– Cabe Kering, Tumbuk, Kemiri = Serba

Heni, salah satu warga yang hadir, mengaku senang dengan adanya bazar murah ini.

“Belanja jadi lebih murah dan lokasinya mudah diakses. Harapannya ke depan bisa ada lebih banyak stan dan pilihan barang, terutama saat menjelang Lebaran,” ujarnya.

Selain menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar ini juga menyediakan layanan konsultasi usaha, pendaftaran NIB, dan SIINAS bagi pelaku usaha yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai legalitas usaha mereka.

Bazar Murah 2025 tahap kedua berlangsung 10-14 Maret 2025 dengan lokasi sebagai berikut:

Senin, 10 Maret 2025:
– Kecamatan Rancasari – Halaman Kantor Kecamatan Rancasari, Jalan Santosa Asih No. 17 Bandung.
– Kecamatan Bandung Wetan – Kolong Jembatan Pasopati RW 15.
– Kecamatan Bandung Kidul – Kompleks Saptataruna (PU), Jalan Rana Kel. Kujangsari.

Selasa, 11 Maret 2025:
– Kecamatan Sumur Bandung – Depan Kantor Kecamatan Sumur Bandung, Jalan Lombok No. 6 Bandung.
– Kecamatan Cicendo – Lapang Parkir Alun-Alun Cicendo, Jalan Arjuna Husein Sastranegara.
– Kecamatan Sukasari – Halaman Kantor Kecamatan Sukasari, Jalan Gegerkalong Hilir, Bandung.

Rabu, 12 Maret 2025:
– Kecamatan Cibeunying Kaler – Taman Kunang-Kunang, Jalan Cikutra Baru Bandung.
– Kecamatan Cibeunying Kidul – Halaman Kantor Kecamatan Cibeunying Kidul, Jalan Sukasenang Raya No. 11 Bandung.
– Kecamatan Astana Anyar – Halaman Kantor Kecamatan Astana Anyar, Jalan Bojongloa No. 69 Bandung.

Kamis, 13 Maret 2025:
– Kecamatan Babakan Ciparay – Lapang Pasadena, Jalan Pasadena No. 7 Bandung.
– Kecamatan Panyileukan – Halaman Kantor Kelurahan Mekarmulya, Jalan Mekarmulya No. 26 Bandung.
– Kecamatan Mandalajati – Halaman Kantor Kecamatan Mandalajati, Jalan Pasir Impun No. 33 Bandung.

Jumat, 14 Maret 2025:
– Kecamatan Bojongloa Kidul – Lapang TVRI, Jalan Cibaduyut No. 269 Bandung.
– Kecamatan Regol – Taman Sawahkurung (di belakang Kelurahan Ciateul), Jalan Sawah Kurung Ciateul, Regol.
– Kecamatan Cidadap – Halaman Kantor Kecamatan Cidadap, Jalan Hegarmanah Tengah No. 1 Bandung.

Dengan adanya Bazar Murah 2025, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang bersahabat, serta menjaga stabilitas ekonomi menjelang perayaan Idulfitri.




Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsor di TPU Nagrog, Delapan Makam Direlokasi

Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsor di TPU Nagrog, Delapan Makam Direlokasi (dok Pemkot Bandung).

Pemkot Bandung Gerak Cepat Tangani Longsor di TPU Nagrog, Delapan Makam Direlokasi

Prolite – Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nagrog, Kecamatan Ujungberung, akibat hujan lebat pada Sabtu 8 Maret 2025.

Longsor dengan diameter sekitar 30 meter dan kedalaman 10 meter ini berdampak pada delapan makam di Blok E. Sebanyak 8 makam tersebut telah direlokasi ke tempat lebih aman.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang (Disciptabintar) Kota Bandung, Bambang Suhari bersama Camat Ujungberung, Abriwansyah Fitri dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, Minggu, 9 Maret 2025.

Bambang mengatakan, proses evakuasi makam dilakukan sesuai prosedur, dengan persetujuan ahli waris dan disaksikan langsung oleh mereka. Kedelapan jenazah dipindahkan ke Blok H sebanyak 2 jenazah dan ke Blok N sebanyak 6 jenazah.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Alhamdulillah, semua ahli waris menyetujui pemindahan makam ke tempat yang lebih aman. Mudah-mudahan hari ini cuaca mendukung sehingga proses evakuasi berjalan lancar,” ujarnya.

Bambang juga mengungkapkan, longsor ini diakibatkan oleh aliran air yang melintasi TPU Nagrog dan melewati Perumahan Gending Mas.

Selain merusak area makam, longsor juga mengancam satu bangunan musala dan toilet di TPU yang kini menggantung di tepi longsoran.

“Kami sudah berkoordinasi dengan DSDABM, dan hari ini petugas mereka melakukan peninjauan untuk segera menangani dampak longsor ini,” jelas Bambang.

Selain TPU Nagrog, Bambang mengatakan, saat ini peninjauan juga dilakukan di sejumlah TPU lain yang berpotensi terdampak longsor.

Dari 13 TPU yang diperiksa, beberapa di antaranya sudah mendapatkan penanganan, seperti TPU Cikutra dan TPU Sirnaraga, yang sebelumnya sempat mengalami longsor besar.

“Alhamdulillah, kirmir (penahan tanah) di TPU Cikutra dan Sirnaraga kini sudah lebih kuat setelah dilakukan perbaikan bersama DSDABM dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS),” ungkap Bambang.

Sementara itu, tujuh TPU lain yang dilintasi aliran sungai seperti Babakan Ciparay, Astanaanyar, Guburu, Malaer, Cibarunai, Cikutra, dan Nagrog akan terus dipantau untuk mengantisipasi potensi longsor.

“Insyaallah, kami akan terus memantau dan menangani agar kejadian serupa tidak terulang, khususnya di TPU yang berisiko tinggi akibat gerusan air,” ungkapnya.

Salah satu ahli waris makam yang dipindahkan, Tina warga Kelurahan Pasanggrahan mengapresiasi upaya cepat Pemkot terutama Disciptabintar dalam merelokasi makam keluarga yang terancam longsor.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Pemkot Bandung yang telah bekerja cepat memindahkan makam keluarga kami. Di sini kami ada dua makam, makam ibu dan bapak,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala UPT Daerah Aliran Sungai (DAS) DSDABM, Asep Suryana menjelaskan, proses perbaikan membutuhkan waktu lebih dari satu bulan mengingat kondisi tanah yang curam dan dalam.

“Penanganannya tidak bisa sekadar darurat karena ini sangat curam, sekitar 10 meter. Biasanya untuk longsor dengan tinggi 5-6 meter masih bisa ditangani dengan karung atau rucuk, tapi di sini tidak memungkinkan. Kami harus segera bertindak agar longsoran tidak melebar,” ujar Asep.

Saat ini, tim DSDABM telah meninjau lokasi dan akan segera melakukan tindakan teknis dengan alat yang memungkinkan, karena akses ke TPU Nagrog cukup sempit.

Di luar itu, Menjelang Idul Fitri, TPU Nagrog diperkirakan akan ramai oleh peziarah. Oleh karena itu, Camat Ujungberung, Abriwansyah Fitri mengimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan roda dua agar tidak terjadi kemacetan.

“Kami imbau warga yang ingin berziarah ke TPU Nagrog agar tidak menggunakan mobil, karena akses jalan menuju TPU ini cukup kecil dan hanya bisa dilalui motor. Ini demi kenyamanan dan kelancaran bersama,” katanya.

 




Hadapi Ramadan dan Idulfitri, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Stabilitas Harga

Hadapi Ramadan dan Idulfitri Pemkot Bandung pantau stabilitas harga pangan (dok Pemkot Bandung).

Hadapi Ramadan dan Idulfitri, Pemkot Bandung Siapkan Langkah Stabilitas Harga

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pendopo Kota Bandung, Kamis 6 Maret 2025 untuk mengevaluasi perkembangan inflasi dan kondisi makroekonomi menjelang Ramadan dan Idulfitri 1446 H.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti pertumbuhan ekonomi kota Bandung serta langkah-langkah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan.

Pada tahun 2024, ekonomi Kota Bandung tumbuh sebesar 4,99%, sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,07%.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Ia mengungkapkan, selama ini laju pertumbuhan ekonomi masih berada di angka 5%, meski sebelum pandemi sempat mencapai 7% pada 2019.

Tiga sektor utama yang mendominasi pertumbuhan ekonomi adalah perdagangan sebesar 26,32%, industri pengolahan 18,29%, dan sektor informasi serta komunikasi 14,09%.

“Kami perlu melakukan analisis lebih dalam untuk melihat bagaimana Bandung bisa berkontribusi dalam target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2025-2029,” ujar Farhan.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya strategi agar ekonomi Kota Bandung dapat kembali tumbuh lebih tinggi.

“Apakah cukup pertumbuhan laju ekonomi di 5% atau bisa naik ke 6%? Kita harus mencari langkah konkret agar tidak tertinggal,” tambahnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kota Bandung pada Februari 2024 tercatat mengalami deflasi sebesar -0,50% secara tahunan (YoY), -0,73% secara bulanan (MtM), dan -1,61% sejak awal tahun (YtD). Namun, menjelang Ramadan, tren kenaikan harga bahan pokok mulai terlihat.

“Inflasi yang terlalu rendah juga berisiko karena masyarakat bisa meningkatkan belanja secara tiba-tiba, sehingga memicu lonjakan harga. Motor utama ekonomi adalah konsumsi, tanpa konsumsi ekonomi kota tidak akan tumbuh,” jelas Farhan.

Untuk itu, Pemkot Bandung akan memantau langsung di empat pasar utama pada Minggu pagi saat sahur guna melihat kondisi harga bahan pokok.

“Kami ingin tahu bagaimana dampak kebijakan pemerintah pusat dan apakah langkah-langkah efisiensi yang diambil sudah cukup efektif,” tambahnya.

Selain faktor ekonomi, Farhan juga menyoroti cuaca ekstrem yang terjadi sejak akhir Februari, yang berpotensi memengaruhi pasokan bahan pangan.

“Banjir di beberapa wilayah produksi pangan nasional menjadi kekhawatiran tersendiri. Stabilitas harga harus dijaga agar tidak memberatkan masyarakat,” katanya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan program Buruan Sae yaitu mendorong masyarakat untuk menanam sendiri kebutuhan pangan seperti cabai dan bawang.

“PKK, DKPP, dan kewilayahan harus fokus pada komoditas-komoditas ini agar bisa menekan kekhawatiran harga di masyarakat,” imbuhnya.

Sebagai langkah strategis, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan sektor swasta untuk memastikan produksi dan distribusi berjalan efisien.

“Sinergi antar-stakeholder harus diperkuat, baik lintas sektor maupun lintas wilayah. Harapannya, masyarakat tetap bisa berbelanja dengan bijak dan tidak terpengaruh oleh isu kelangkaan sembako,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, Tubagus Agus Mulyadi menambahkan, 94,01% kebutuhan pangan Kota Bandung dipasok dari luar kota, sehingga sangat rentan terhadap kenaikan harga akibat gangguan pasokan.

Menurutnya, berdasarkan pemantauan harga pada akhir Februari, beberapa komoditas pangan mulai menunjukkan kenaikan, sementara inflasi bulanan untuk Kota Bandung tercatat 0,73%.

“Fluktuasi harga ini harus diantisipasi, terutama karena konsumsi masyarakat meningkat selama Ramadan dan Idulfitri,” katanya.

 




Pemkot Bandung Komitmen Bangun Kembali Rumah Warga Kelurahan Regol yang Terbakar

Pemkot Bandung Komitmen Bangun Kembali Rumah Warga Kelurahan Regol yang Terbakar (dok).

Pemkot Bandung Komitmen Bangun Kembali Rumah Warga Kelurahan Regol yang Terbakar

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen untuk membangun kembali rumah warga yang terbakar di Jalan Kota Baru 3 No. 67, RT 01, RW 04, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat meninjau lokasi kebakaran, Kamis 6 Maret 2025.

“Alhamdulillah, kami telah meninjau langsung lokasi rumah warga yang terbakar di Kelurahan Ciateul. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Erwin.

Dalam kesempatan tersebut, Erwin menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga dan menegaskan bahwa Pemkot Bandung hadir untuk membantu.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Ia telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, serta berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa rumah-rumah yang terdampak akan segera diperbaiki dan kembali layak huni.

“Kami berkomitmen bahwa korban kebakaran ini harus kembali memiliki tempat tinggal,” katanya.

Erwin mengatakan, proses pembangunan kembali rumah warga akan segera dilakukan, meskipun tetap memerlukan tahapan administrasi. Dengan adanya Peraturan Daerah tentang Kemiskinan, Pemkot Bandung memastikan bahwa setiap warga berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Berdasarkan data yang diperoleh, kebakaran ini mengakibatkan lima rumah mengalami kerusakan dengan total 13 Kepala Keluarga (KK) dan 41 jiwa terdampak.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta aparat kewilayahan telah bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan bagi para korban. Dinas Sosial Kota Bandung juga telah menggulirkan bantuan kedua, yang disalurkan secara berkala.

Selain itu, masyarakat sekitar, termasuk Karang Taruna, RW, dan para tetangga, turut serta membantu para korban dengan gotong royong.

Muhtar, salah satu warga yang rumahnya terbakar, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemkot Bandung.

“Bantuan dari pemerintah, Alhamdulillah, sudah diberikan. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kami hanya berharap agar rumah kami dapat dibangun kembali,” ujar Muhtar.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan para korban kebakaran ini dapat segera kembali memiliki tempat tinggal yang nyaman dan aman.




Kunjungi Lokasi Banjir di Bandung Timur, M.Farhan: Sudah Siapkan Program Penanganan Banjir

banjir adipura

Kunjungi Lokasi Banjir di Bandung Timur, : Sudah Siapkan Program Penanganan Banjir

BANDUNG, Prolite – Curah hujan tinggi yang melanda Kota Bandung dan sekitarnya beberapa hari ini menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Salah satunya di wilayah Bandung Timur yang kerap kali banjir di saat hujan deras.

Wali Kota Bandung M. Farhan beserta jajaran Pemkot Bandung terpantau melakukan kunjungan dan pengecekan di beberapa lokasi banjir di wilayah Bandung Timur salah satunya di Perumahan Adipura Kecamatan Gedebage, Kamis malam (6/3).

Didampingi Camat Gedebage dan Lurah Rancabolang, M. Farhan turun menemui warga yang terimbas. Selain menyapa dan mendengarkan keluh kesah warga, Dia mengatakan akan secepatnya menindaklanjuti dan mengatasi permasalahan ini.

Beberapa program sudah disiapkan, baik untuk penanganan jangka pendek, menengah maupun jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir di Kota Bandung.

” Perlu adanya program yg menyeluruh untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah sering kali terjadi setiap kali turun hujan dengan intensitas yg besar di wilayah Bandung Timur. Untuk itu kita akan segera melaksanakan program yg sudah kita rencanakan sebelumnya,” ungkapnya.

M. Farhan menambahkan kunjungan kali ini pihaknya ingin melihat langsung apa yang terjadi di lapangan sehingga bisa mengidentifikasi masalah yg terjadi sebenarnya dan dapat segera menemukan penyelesaian masalah dengan tepat.