image_pdfimage_print

Inovasi ini membuktikan bahwa makanan tradisional bisa beradaptasi dengan zaman. Selama nilai dan rasa dasarnya tetap dijaga, colenak justru bisa menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk generasi muda dan wisatawan internasional.

Colenak bukan sekadar jajanan singkong bakar. Ia adalah bagian dari sejarah, identitas, dan kekayaan kuliner Bandung. Di tengah derasnya arus modernisasi, colenak berhasil bertahan dengan caranya sendiri.

Yuk, mulai sekarang kita lebih bangga dan peduli dengan kuliner tradisional. Kalau sedang ke Bandung, jangan lupa mencicipi colenak dan berbagi ceritanya. Dengan begitu, kita ikut menjaga agar cita rasa lokal seperti colenak tetap hidup dan dikenal oleh generasi selanjutnya.

Ananditha Nursyifa
Editor