image_pdfimage_print

Nah, kafein punya struktur yang mirip dengan adenosin. Saat kita minum kopi, kafein “menipu” reseptor otak dan memblokir adenosin agar tidak bisa menempel. Hasilnya? Kita merasa lebih segar, fokus, dan terjaga.

Selain itu, kafein juga merangsang pelepasan dopamin dan adrenalin dalam jumlah kecil—yang membuat mood terasa lebih baik dan energi meningkat.

Masalahnya, jika dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah tinggi, tubuh akan menyesuaikan diri dengan membuat lebih banyak reseptor adenosin. Inilah yang membuat kamu butuh lebih banyak kopi untuk mendapatkan efek yang sama.

Tanda-Tanda Kamu Terlalu Bergantung pada Kafein

Sekarang coba jujur ke diri sendiri. Apakah kamu mengalami beberapa tanda berikut?

1. Tidak Bisa Mulai Hari Tanpa Kopi

Kalau bangun tidur rasanya “nggak bisa mikir” sebelum minum kopi, ini bisa jadi tanda tubuh sudah terbiasa bergantung pada kafein untuk aktif.

2. Sakit Kepala Saat Tidak Minum Kafein (Withdrawal)

Salah satu gejala paling umum dari caffeine withdrawal adalah sakit kepala. Biasanya muncul 12–24 jam setelah tidak mengonsumsi kafein.

Ananditha Nursyifa
Editor