image_pdfimage_print

 

 

Self-compassion adalah kemampuan untuk memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan, pemahaman, dan empati, terutama ketika sedang mengalami kesulitan atau kegagalan.

Konsep ini banyak dipopulerkan oleh psikolog dari University of Texas, Dr. Kristin Neff. Dalam penelitiannya, self-compassion terdiri dari tiga komponen utama: self-kindness (bersikap baik pada diri sendiri), common humanity (menyadari bahwa setiap orang memiliki kesulitan), dan mindfulness (menerima emosi tanpa menghakimi diri sendiri).

Dalam konteks bulan puasa, self-compassion berarti kita tetap berusaha menjalankan ibadah dengan baik tanpa harus menyiksa diri secara mental ketika tidak selalu bisa sempurna.

Misalnya, jika suatu hari kita merasa lelah, kurang fokus, atau tidak seproduktif biasanya, kita tidak langsung menghakimi diri sendiri sebagai “pemalas” atau “gagal”. Sebaliknya, kita belajar memahami kondisi tubuh dan emosi yang sedang dialami.

Mengapa Kita Sering Terlalu Keras pada Diri Sendiri?

Banyak orang memiliki kecenderungan untuk menjadi “kritikus paling keras” bagi dirinya sendiri. Ada beberapa alasan psikologis mengapa hal ini bisa terjadi.

Ananditha Nursyifa
Editor