Menurutnya, setelah proses administrasi selesai, pemerintah provinsi akan segera melakukan penataan agar Cihampelas kembali menjadi pusat industri kreatif, fesyen, dan destinasi wisata belanja seperti pada masa kejayaannya.

“Teras Cihampelas sudah diserahkan kepada pemerintah provinsi. Selanjutnya kami akan melakukan langkah administrasi untuk segera membenahi Cihampelas agar kembali seperti dulu menjadi pusat industri kreatif, pusat mode, dan tujuan kunjungan masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara,” kata Dedi.

Terkait pembongkaran, Dedi memastikan pemerintah provinsi akan terlebih dahulu menyelesaikan seluruh proses administrasi, appraisal aset, serta mekanisme lelang.

“Nanti kita buat lelang pembongkaran karena aset itu memiliki nilai. Siapa yang memberikan nilai paling tinggi, dia yang berhak melakukan pembongkaran,” ujarnya.

Ia menargetkan, proses administrasi dapat diselesaikan dalam satu bulan sehingga pembongkaran dan penataan kawasan bisa segera dimulai. Bahkan, Dedi berharap pada Oktober 2026 kawasan Teras Cihampelas sudah bersih.

Ananditha Nursyifa
Editor