Disdik KBB Siapkan Tim Gabungan untuk GSI Jabar 2026, Bidik Lolos ke Empat Besar

BANDUNG BARAT, Prolite – Kecamatan Padalarang kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Kabupaten Bandung Barat (KBB) Tahun 2026. Dalam laga final yang digelar Kamis (23/7/2026), Padalarang berhasil mengalahkan Kecamatan Cipatat dengan skor telak 3-0 sekaligus mempertahankan gelar juara untuk keempat kalinya secara beruntun sejak Kabupaten Bandung Barat mulai mengikuti GSI pada 2023.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Padalarang menjadi juara GSI tingkat kabupaten tahun ini. Sementara itu, Kecamatan Cipatat harus puas sebagai runner-up, sedangkan Kecamatan Cikalongwetan dan Kecamatan Cisarua berbagi posisi ketiga.

Ajang yang berlangsung selama empat hari ini tidak hanya menjadi kompetisi sepak bola antarsiswa SMP, tetapi juga dimanfaatkan sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi mewakili Kabupaten Bandung Barat di tingkat yang lebih tinggi.

Usai seluruh rangkaian pertandingan berakhir, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bandung Barat langsung menyiapkan strategi menghadapi GSI Tingkat Provinsi Jawa Barat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tim yang akan dikirim bukan hanya berisi pemain dari tim juara, melainkan gabungan pemain terbaik dari sejumlah kecamatan.

Disdik

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, mengatakan komposisi tim provinsi akan didominasi pemain dari Padalarang sebagai juara, namun tetap diperkuat oleh sejumlah pemain pilihan dari tim lain agar kualitas skuad semakin kompetitif.

“Juara GSI tingkat Kabupaten Bandung Barat akan mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat untuk bertanding di tingkat provinsi. Dari juara ini kita ambil 70 persen pemain, kemudian ditambah 30 persen pemain pilihan dari beberapa tim sehingga menjadi satu tim Kabupaten Bandung Barat,” ujar Edy.

Menurutnya, proses seleksi dilakukan oleh tim pemandu bakat dari Askab PSSI Bandung Barat. Pemilihan pemain mempertimbangkan kualitas individu sekaligus kebutuhan strategi tim sehingga skuad yang terbentuk diharapkan memiliki keseimbangan di setiap lini permainan.

Mengingat batas akhir pengiriman daftar pemain ke tingkat provinsi ditetapkan pada 25 Juli 2026, tim yang telah terbentuk akan segera menjalani training center (TC) selama sepuluh hari. Program pemusatan latihan tersebut difokuskan untuk membangun kekompakan antarpemain, menyatukan pola permainan, serta mematangkan strategi sebelum berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat pada pertengahan Agustus mendatang.

Disdik Kabupaten Bandung Barat pun memasang target lebih tinggi pada penyelenggaraan GSI tahun ini. Selama empat edisi keikutsertaan sejak 2023, langkah tim Bandung Barat selalu terhenti di babak delapan besar tingkat provinsi. Karena itu, pembentukan tim gabungan diharapkan mampu meningkatkan prestasi.

“Kita akan satukan ritme permainannya sehingga menjadi satu tim yang kolektif dan kuat untuk Kabupaten Bandung Barat. Awal Gala Siswa Indonesia tahun 2023 sampai sekarang empat tahun berjalan 2026. Mudah-mudahan tahun ini prestasi kita meningkat,” tutur Edy.

Ia optimistis skuad yang dibentuk dari kombinasi pemain terbaik mampu tampil lebih solid dan memiliki peluang menembus babak semifinal, bahkan bersaing hingga partai final.

Optimisme serupa disampaikan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) sekaligus Manajer GSI Kabupaten Bandung Barat, Suhartono. Menurutnya, keberhasilan di tingkat provinsi akan sangat ditentukan oleh kesiapan tim selama menjalani masa persiapan.

Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan maksimal agar para atlet muda memperoleh pembinaan yang optimal sebelum menghadapi persaingan dengan daerah lain di Jawa Barat.

“Harapan saya, persiapan kita bisa lebih baik dan lebih matang sehingga Kabupaten Bandung Barat memperoleh hasil terbaik di tingkat provinsi. Kompetitor kita memang berat, tetapi sepak bola tidak bisa diprediksi. Mudah-mudahan Kabupaten Bandung Barat bisa berprestasi,” ujar Suhartono.

Dengan mengombinasikan pemain-pemain terbaik hasil seleksi dan didukung program pemusatan latihan, Disdik Kabupaten Bandung Barat berharap tim GSI 2026 mampu mencatatkan prestasi terbaik sekaligus melampaui pencapaian pada edisi-edisi sebelumnya dengan menembus empat besar Jawa Barat.

Ananditha Nursyifa
Editor