Prolite – Industri Musik Dorong Ekonomi Kreatif, Indonesia Tempati Peringkat 6 Asia
Di balik lagu-lagu yang kita dengarkan setiap hari—baik lewat ponsel, radio, maupun panggung konser—tersimpan kekuatan ekonomi yang besar. Musik hari ini bukan lagi sekadar hiburan atau ekspresi seni, tapi sudah menjelma menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi kreatif. Indonesia bahkan mencatatkan pencapaian membanggakan dengan menempati peringkat ke-6 industri musik terbesar di Asia pada tahun 2025 versi lembaga riset Octive.
Capaian ini menjadi bukti bahwa industri musik nasional tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan pasar domestik yang besar, pertumbuhan digital yang pesat, dan kekayaan genre musik yang beragam, musik berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah regional.
Industri Musik Indonesia di Peta Asia
Masuknya Indonesia dalam enam besar industri musik Asia menandai fase baru pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Posisi ini sejajar dengan negara-negara yang lebih dulu dikenal sebagai pusat industri hiburan di Asia. Kunci utamanya terletak pada jumlah pendengar yang masif dan aktif.





Tinggalkan Balasan