Saat kondisi mulut kering, bakteri ini lebih aktif memecah protein dan menghasilkan bau.
3. Proses Ketosis Ringan
Selama puasa, tubuh mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Proses ini disebut ketosis ringan.
Ketosis menghasilkan zat bernama keton yang bisa memengaruhi aroma napas. Inilah alasan mengapa napas saat puasa kadang memiliki bau khas yang berbeda dari biasanya.
Nah, sekarang kita masuk ke solusi alami yang bisa membantu.
7 Rempah Tradisional untuk Atasi Bau Mulut Saat Puasa
1. Daun Sirih
Daun sirih sejak lama dikenal dalam tradisi herbal Indonesia karena sifat antibakterinya.
Kandungan senyawa fenolik di dalamnya membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Banyak penelitian fitokimia modern juga mengonfirmasi aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih terhadap bakteri rongga mulut.
Cara pakai: rebus beberapa lembar daun sirih, gunakan airnya untuk berkumur saat sahur atau setelah berbuka.
2. Cengkeh
Cengkeh punya aroma kuat dan hangat yang langsung menyegarkan napas.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan