Sementara itu, Ujang Mamat menilai, Kang Pisman membuat lingkungan lebih bersih dan tertata.
“Sampah organik dan non-organik sudah dikelola. Lingkungan jadi lebih nyaman,” tuturnya.
Salah satu contoh keberhasilan tampak di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari.
Di wilayah ini, rantai sirkular berjalan utuh: sampah diolah jadi kompos, kompos menyuburkan kebun, hasil panen masuk dapur sehat, dan sisa dapur kembali dikelola.
Model ini membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari tingkat kelurahan dari halaman rumah, dari dapur warga, dari kepedulian bersama.
Satu tahun Sirkular Bandung Utama bukan sekadar angka. Sirkular Bandung Utama menjadi simbol kolaborasi, gotong royong, dan komitmen menghadirkan kemajuan nyata menjadikan Bandung lebih bersih, sehat, dan berdaya dari lingkungannya sendiri.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan