Tolak KERAS! Agenda LGBT se-ASEAN 2023!

Say NO to LGBT

Agenda LGBT se-ASEAN Diisukan Akan Diadakan di Jakarta, Pindah ke Luar Negeri

JAKARTA, Prolite – Penyelenggaraan ASEAN Queer Advocacy Week memutuskan untuk memindahkan lokasi pertemuan aktivis LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) se-ASEAN.

Kegiatan yang semula akan diselenggarakan di Jakarta namun dikabarkan akan dipindahkan keluar Indonesia.

Penolakan dari semua sektor bahkan menerima ancaman keamanan dari berbagai pihak.

“Penyelenggara telah memonitor situasi dengan sangat teliti termasuk gelombang anti-LGBT di media sosial,” kata panitia penyelenggara dalam keterangan dikutip dari (12/7).

Penolakan agenda LGBT

Keputusan memindahkan tempat acara guna memastikan keselamatan dan keamanan dari para partisipan serta panitia yang mengikuti ASEAN Queer Advocacy Week.

Sebelumnya Polda Metro Jaya masih mencari keberadaan informasi agenda pertemuan aktivis tersebut yang dikabarkan akan di selenggarakan di Jakarta.

Sebab sampai saat ini pihaknya belum menerima permohonan izin untuk agenda kegiatan tersebut.

Terkait agenda ini Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta pemerintah untuk tidak memberikan izin acaranya.

Jika pemerintah mempersilahkan agenda tersebut sama saja telah melanggar ketentuan pasal 29 ayat 1 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Agenda LGBT SE-ASEAN atau agenda sejenisnya di anggap melanggar hak dan martabat kemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama.

Kegiatan ini sempat kelacak di media sosial namun setelah terjadi penolakan besar-besaran maka akun yang memberikan pengumuman tersebut telah hilang.