Tim BPBD Kota Bandung Tanam 259 Pohon Gadog di Kawasan Pasirwangi dan Ujungberung

Tim BPBD Kota Bandung Tanam 259 Pohon Gadog di Kawasan Pasirwangi dan Ujungberung
KOTA BANDUNG, Prolite – Dua kawasan Pasirwangi dan Ujungberung dalam mitigasi dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung rawan bencana. Karenanya BPBD melakukan ratusan penanam pohon jenis gadog di dua lokasi tersebut.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, penanaman pohon ini langkah jangka panjang untuk mengurangi potensi bencana, khususnya banjir dan sedimentasi sungai.
“Di tahap pertama kami menanam sebanyak 259 pohon, kemudian tahap kedua sebanyak 140 pohon,” ujar Didi Ruswandi,
Lanjutnya, kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian mitigasi yang bertujuan untuk mengurangi risiko dari potensi bahaya yang sudah ada, seperti banjir dan sedimentasi yang masuk ke aliran sungai.
“Ini mitigasi dilakukan saat potensi bahayanya ada, tetapi dampaknya belum terlihat. Di Bandung ini potensi banjir ada, sedimentasi ke sungai juga ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, penanaman pohon menjadi salah satu cara alami untuk menekan laju sedimentasi dan meningkatkan daya serap air tanah. Namun proses ini membutuhkan waktu hingg pohon tumbuh dewasa dan manfaatnya benar-benar terasa.
“Proses natural seperti ini butuh waktu. Kita menunggu pohonnya tumbuh besar dan dewasa. Nantinya daya serap air akan meningkat dan sedimen yang terbawa ke hilir bisa berkurang,” ungkapnya.
Selain mitigasi jangka panjang, Didi juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang sudah berada di depan mata, terutama saat terjadi cuaca ekstrem.
“Seperti kemarin saat cuaca ekstrem, maka harus disiapkan langkah kesiapsiagaan, misalnya dengan pompa air dan peralatan lainnya,” katanya.
Melalui program penanaman pohon ini, BPBD Kota Bandung berharap ke depan Kota Bandung menjadi lebih hijau, memiliki daya resap air yang lebih baik, serta mampu menekan risiko banjir dan kerusakan lingkungan akibat sedimentasi.