Wali Kota Bandung Salurkan Rp38 Miliar, Jaga Anak Tetap Sekolah

Wali Kota Bandung Salurkan Rp38 Miliar, Jaga Anak Tetap Sekolah

Wali Kota Bandung Salurkan Rp38 Miliar, Jaga Anak Tetap Sekolah

Prolite – Wali Kota Bandung memastikan siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama menerima bantuan Program Rawan Melanjutkan Pendidikan tahun 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp38 miliar sehingga anak dari keluarga rentan tetap bersekolah.

Dinas Pendidikan Kota Bandung mencatat siswa Sekolah Dasar menerima bantuan biaya personal dan perlengkapan dengan anggaran lebih dari Rp12 miliar.

Sebanyak siswa Sekolah Menengah Pertama memperoleh manfaat serupa dengan total anggaran lebih dari Rp26 miliar sehingga kebutuhan seragam, sepatu, dan alat tulis terpenuhi.

Nataly El Marco, siswa kelas 6 Sekolah Dasar Kemala Bhayangkara, menggunakan bantuan untuk membeli sepatu, seragam, ikat pinggang, dasi, dan topi sehingga dapat belajar dengan percaya diri.

“Rasanya bahagia terus, karena di rumah juga suka enggak ada kerjaan. Di sekolah bisa belajar, bisa ketemu teman, bisa dapat ilmu juga,” ujarnya.

Krisna Ananda Putra memanfaatkan bantuan untuk membeli seragam, topi, sepatu, dan alat tulis sehingga tetap semangat mengejar cita-cita menjadi kreator gim.

“Senang. Soalnya di rumah sedikit temannya, jadi di sekolah banyak. Sama bisa dapat ilmu juga,” katanya.

Gilang Adriansyah membeli perlengkapan sekolah dari dana Rawan Melanjutkan Pendidikan sehingga tetap nyaman belajar bersama teman-temannya.

“Senang karena bisa bersosialisasi, bertemu teman-teman, dan mencari banyak ilmu,” ucapnya.

Al Jenafat Odelayapi merasa lebih tenang berada di sekolah setelah memperoleh sepatu, baju, dan topi dari bantuan tersebut.

“Di rumah enggak ada teman,” katanya.

Wali Kota Bandung juga membangun ruang kelas baru dan merehabilitasi puluhan ruang belajar serta toilet sekolah sepanjang 2025 sehingga daya tampung bertambah dan lingkungan belajar lebih sehat.

Perbaikan sarana di berbagai Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama tersebut mengurangi kepadatan kelas sekaligus meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar.

Langkah Wali Kota Bandung ini memberi solusi nyata atas risiko putus sekolah akibat kendala ekonomi sekaligus memastikan anak belajar di ruang yang aman dan layak.




Viral Video Gangster, Farhan: Sudah Koordinasi, Segera Ditindak!

Gangster

BANDUNG, Prolite – Viral video gangster di kota Bandung hingga warga kembali menyebut kota kembang ini jadi Gotham City (salah satu kota tindak kriminalitasnya tinggi di film Batman).

Menanggapi itu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku sudah berkoordinasi dengan Kapolres dan pasa rapat Forkompinda sudah fix bahwa kepolisian Republik Indonesia sekarang dilevel Polres itu sudah memiliki softwere fast communication.

“Jadi sudah diidentifikasi wajah-wajah terekam di video seperti gangster itu dan sedang dikejar untuk dilakukan penindakan,” tegas Farhan.

Disinggung julukan kota Gotham city, Farhan menyampaikan bahwa kota Bandung adalah kota yang menarik banyak perhatian orang dengan berbagai macam motivasinya untuk datang.

Begitupun di perbatasan-perbatasan, karenanya Pemkot Bandung meluncurkan program terang benderang di perbatasan di mulai dari Ujungberung.

“Kita akan lihat lagi daerah perbatasan yang gelap gulita untuk dikasih lampu-lampu, tujuannya apa sebenernya?
Dengan lampu maka kamera akan bisa menangkap wajah para pelaku itu dengan lebih mudah, fast communication lebih banyak, intinya apa penegakan hukum mesti luar biasa,” jelasnya.

“Itu sebabnya apa, kerjasama antara pemerintah kota dengan Polrestabes juga sangat sangat erat gitu. Kota juga baru menandatangani kerjasama tiga kerjasama baru bersama Polrestabes dalam rangka menunjang tugas Polrestabes Bandung dalam mengamankan Kota Bandung,” tegasnya.




Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Terus Lakukan Pembersihan dan Perbaiki Drainase

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Terus Lakukan Pembersihan dan Perbaiki Drainase (dok).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Terus Lakukan Pembersihan dan Perbaiki Drainase

KOTA BANDUNG, Prolite – Terkait cuaca saat ini Pemkot Bandung, disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat ini tengah melakukan pembersihan dan perbaikan drainase.

Dalam evaluasi siskamling siaga bencana di pemukiman, kata Farhan yang sudah banyak dilakukan perbaikkan dan pembersihan drainse.

“Yang kita perbaiki satu persatu tapi ada beberapa drainse sudah terkunci ya terutama yang tersambung langsung ke sungai-sungai bermasalah Cikapundung, Cidurian, dan lain-lain, problem nya adalah memang rata-rata drainase kita ini tidak ada yang berdiri sendiri semuanya tersambung sebagai sebuah jaringan yang nyambung juga ke sungai-sungai, nah untuk menangani sungai langsung kita nanti akan berurusan dengan bbws nah itu butuh waktu lama,” jelas Farhan di pendopo, Rabu 28 Januari 2026.

Tetapi untuk mempercepat maka kata orang nomer satu di kota Bandung ini akan melakukan penanganan drainase di titik pemukiman saja dulu. Dan yang paling penting pembersihan drainase di beberapa jalan-jalan utama seperti Ciateul, Leuwipanjang sampai ke Cipaganti.

“Itu kita lagi dibersih-bersihkan, cuaca hujan terus terjadi tapi tampaknya belum ada hujan yang besar. Mumpung belum hujan besar pembersihan drainase kita lakukan tiap hari, ratusan titiknya bersamaan kita lagi menguras tenaga aja,” ucapnya.

Disinggung antisipasi ketinggian air sungai Cikapundung naik. Kata dia,
Diskominfo kota Bandung sudah punya sensor, apabila didaerah hulu sudah mulai bunyi sensornya maka daerah hilir terkena dampak itu sudah langsung akan diungsikan.

Sensor itu berupa alarm dari command center nanti langsung diberitahukan ke petugas di lapangan.

“Hulunya dari atas Dago, Tahura. Kenapa perbaikan, karena banyak drainse yang rubuh terus penertiban karena banyak sekali brangkang dan drainase yang ditutup bangunan, seperti di Lodaya sudah dibongkar. Kalau mau lihat yang bagus itu di tengku angkasa itu beres beres,” ucapnya lagi.

Untuk Kawasan Bandung Utara (KBU), Farhan mengaku paling mengkhawatirkan, paling menegangkan sekarang di daerah Manglayang.

Disana ada tiga kecamatan yakni kecamatan Cibiru, Mandalajati, dan kecamatan Ujungberung yang deket jaraknya karena di kaki gunung.

“Ujungberung lagi fokus-fokus nya kemarin, Mandalajati berikutnya dan Cibiru berikutnya, kenapa ? Karena antisipasinya antara kaki gunung Manglayang dengan tiga kecamatan itu deket banget jaraknya, itu kita sangat khawatir itu kita jaga sama-sama, memastikan bahwa bupper yang kita punya, kan kita membeli dan membuka banyak sekali RTH tuh di Mandalajati dan Cibiru dan itu betul-betul terjaga pohonnya tidak ada yang ditebang dan lain-lain,” tegas dia.

RTH disana kata dia tidak berlatih fungsi, terlebih sejak dua tahun lalu sudah menambah RTH yang fokus di daerah Cibiru dan Mandalajati.

“Itu sejak mang Oded, itu semua nanam kearah sana. Beberapa tempat terbuka kan memang jadi makam tapi pohon-pohon nya masih tetap ada kok dimana-mana, insyaallah pohonnya masih ada walaupun masih mudah-muda masalahnya. Kalau di Manglayang iya potensi besar, makanya kenapa lebih khawatir karena jarak antara titik kritis dengan pemukiman warga kota Bandung dekat sekali,” ujarnya.

Selain pembersihan dan perbaikan drainase kata Farhan, Pemkot Bandung juga sedang menantikan jadwal modifikasi cuaca.

“Tadinya kita tanya ke lanud, apa yang bisa kita lakukan mengenai masalah modifikasi cuaca, tahu-tahu modifikasi cuaca itu dikoordinasikan oleh BNPB, nah kita sedang menunggu jadwal Bandung Raya itu akan kapan dilaksanakannya karena bagaimanapun juga di Prov Jabar ini banyak titik-titik harus dimodifikasi untuk masalah cuaca, kita masih menunggu,” tandasnya.




Wali Kota Muhammad Farhan Pastikan Taat dan Patuh Hukum

Wali Kota Muhammad Farhan Pastikan Taat dan Patuh Hukum (dok).

Wali Kota Muhammad Farhan Pastikan Taat dan Patuh Hukum

KOTA BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan akan taat dan patuh terhadap penegakan hukum. Termasuk dalam kasus yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung.

Farhan siap memberikan keterangan jika memang dibutuhkan oleh penyidik Kejari Kota Bandung. Kendati demikian, hingga saat ini, Farhan belum menerima surat pemanggilan dari Kejari Kota Bandung.

“Penegak hukum memiliki hak dan kewenangan untuk memanggil siapa saja yang dianggap memiliki keterkaitan dalam perkara. Itu yang harus dihormati,” kata Farhan, Rabu 28 Januari 2026.

Farhan memastikan akan koorporatif jika keterangannya memang dibutuhkan dalam proses penegakan hukum.

“Tentu saya akan menghormati dan kooperatif jika keterangan dibutuhkan,” tuturnya




Pemkot Bandung, TNI-Polri dan OKP Kompak Wujudkan Rasa Aman

Pemkot Bandung, TNI-Polri dan OKP Kompak Wujudkan Rasa Aman (dok Pemkot).

Pemkot Bandung, TNI-Polri dan OKP Kompak Wujudkan Rasa Aman

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama TNI-Polri, organisasi masyarakat (ormas), komunitas motor, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat berkomitmen memperkuat komunikasi dan kolaborasi demi menjaga stabilitas keamanan di Kota Bandung.

Komitmen tersebut disampaikan Pemkot Bandung dalam kegiatan silaturahmi yang digelar Kodim 0618/Kota Bandung, Rabu, 26 November 2025.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan kebebasan berserikat, berkumpul, dan berpendapat dijamin oleh Undang-Undang.

Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga ruang tersebut tetap kondusif melalui dialog dan saling pengertian.

“Kita berkumpul di sini sebagai bentuk komitmen dari pemerintah dan negara bahwa hak kita untuk berserikat, berkumpul, berpendapat dijamin oleh Undang-Undang Dasar,” ujar Farhan.

“Kota Bandung terbukti kondusif karena urang sering komunikasi lewat berbagai macam channel. Ku ngobrol mah insyaallah,” katanya menambahkan.

Farhan juga mengapresiasi kehadiran tokoh-tokoh senior organisasi masyarakat yang dinilai dapat menjadi jembatan komunikasi sekaligus pembina generasi muda.

“Ini bisa menjadi saluran komunikasi baik secara sosial maupun politik. Bandung ini kota yang sangat beragam. Dialog seperti ini sangat diperlukan,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim 0618/Kota Bandung Kolonel Inf Robil Syaifullah menyebut, menjaga Kota Bandung kondusif bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi tanggung jawab seluruh warga.

“Kota Bandung ini rumah kita bersama. Pentingnya kita saling memahami dan menjaga agar tetap kondusif. Ini bukan cuma tugas pemerintah daerah atau TNI-Polri, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga Kota Bandung,” kata Robil.

Ia mengajak seluruh ormas, komunitas, dan kelompok masyarakat untuk menjadi teladan dan pendingin suasana.

“Walaupun kita beda warna, beda organisasi, namun tetap harus bersatu membangun Bandung. Menjadi penengah, bukan pemicu,” ajaknya.

Robil juga menegaskan, komunikasi menjadi kunci penyelesaian persoalan sosial.

“Dengan mengedepankan komunikasi, tabayun, ngobrol sambil ngopi, banyak permasalahan bisa selesai dengan mudah,” tuturnya.

“Kita kuat kalau kita kompak. Kita aman kalau saling menjaga, dan kita maju kalau saling mendukung,” pungkas Robil.

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh sejumlah OPD Kota Bandung, Polrestabes Bandung, organisasi masyarakat (ormas), komunitas motor, mahasiswa, dan sejumlah elemen masyarakat sebagai ruang diskusi dalam menjaga kondusifitas Kota Bandung.




Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi (dok).

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mematangkan arah pengembangan Masjid Raya Bandung sebagai ruang ibadah yang aktif menghidupkan kegiatan seni budaya berbasis religi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, penguatan isi dan aktivitas masjid akan menjadi prioritas utama sebelum berbicara tentang aspek fisik bangunan.

“Hal yang paling penting dari masjid itu adalah isinya dulu. Ruang fisiknya sudah sangat luas, orang. Nah, bagaimana caranya energi ini bisa betul-betul terasa sampai . Jadi kita mesti banyak membuat kegiatan-kegiatan budaya berbasis religi,” ujar Farhan usai menghadiri kegiatan Karsa Asih Hari Lahir . Wiranatakusumah V di Masjid Raya Bandung, Minggu 23 November 2025.

Farhan menuturkan, Masjid Raya Bandung akan diarahkan sebagai corong nilai-nilai kebaikan, khususnya bagi wargi Bandung.

Hal ini sejalan dengan keberadaan dua menara masjid yang secara filosofis menjadi media penyiaran pesan kebaikan kepada masyarakat.

“Lewat kegiatan dan dua menara ini, kita ingin menjadikan Masjid Agung ini sebagai corong nilai-nilai kebaikan di Kota Bandung,” katanya.

Salah satu kegiatan yang akan kembali dihidupkan adalah festival bedug, yang disebut Farhan mulai jarang digelar di Kota Bandung. Ia akan berkomunikasi dengan Gubernur Banten untuk memperkaya konsepnya.

“Contohnya festival bedug. Itu sudah jarang di Bandung. Nanti ada Disbudpar akan bikin festival bedug di sini. Kami juga ngobrol dengan Pak Gubernur Banten karena salah satu bedug yang paling bagus se-Indonesia ada di Banten,” jelasnya.

Farhan menilai, pendekatan kebudayaan ini akan menjadi jiwa yang mengisi suasana khas Masjid Raya Bandung ke depan.

“Percuma kita bicara fisik apabila jiwanya tidak ada. Kita isi dulu jiwanya,” ucapnya.

Sembari mempersiapkan program-program tersebut, Pemkot Bandung juga fokus mengoptimalkan konsep yang sudah ada, termasuk menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan.

“Sementara ini dulu, ya. Kita lihat konsep yang sudah ada lalu kita optimalkan, terutama masalah kebersihan dan ketertiban di daerah,” kata Farhan.

Sedangkan mengenai pengerjaan kawasan Alun-Alun Bandung, yang terhubung langsung dengan area masjid, Farhan berharap penyelesaiannya dapat dirampungkan sesuai target.

“Mudah-mudahan selesai. Mudah-mudahan kita bisa merayakan tahun baru di sana,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan Karsa Asih Hari Lahir . Wiranatakusumah V dihadiri sejumlah pihak. Antara lain keluarga besar . Wiranatakusumah V termasuk Gubernur Banten, Andra Soni.

Dengan penguatan fungsi budaya dan religius, Pemkot Bandung berharap Masjid Raya Bandung tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang berkegiatan yang menggugah, membangun nilai, dan memberi energi positif bagi masyarakat.

 




Wali Kota Bandung Tekankan Penca Sebagai Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan

Wali Kota Bandung Tekankan Penca Sebagai Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan (Jabarprov).

Wali Kota Bandung Tekankan Penca Sebagai Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan

Prolite – Penca bagi masyarakat Sunda bukan hanya sekedar olahraga bela diri namun ini merupakan warisan yang perlu di lestarikan dan di kenalkan kepada kalangan anak-anak muda jaman sekarang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, Festival Inovasi Penca Tradisi “Padungdung Jawara Bandung Utama” menjadi ruang penting untuk menjaga keberlanjutan penca sebagai identitas budaya Sunda, digelar di Teras Sunda Cibiru (16/11).

Warisan ini mengandung nilai kehormatan, kesederhanaan, kedisiplinan, keberanian, dan kehormatan yang perlu di lestarikan.

Ia menyampaikan penca merupakan kebanggaan yang hidup di komunitas, paguron, dan kampung budaya di Kota Bandung, serta memiliki filosofi yang membentuk karakter masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

Ia menilai festival tersebut mempertemukan tradisi dan inovasi tanpa menghilangkan jati diri penca.

“Inovasi bukan berarti meninggalkan akar budaya, justru melalui inovasi, ini menemukan cara baru untuk tetap hidup, dikenal, dan dicintai generasi muda,” tuturnya.

Ia menjelaskan tema “Padungdung Jawara Bandung Utama” membawa pesan perlunya “jawara-jawara baru” yang mengutamakan etika.

“Jawara sejati bukan hanya kuat fisiknya, tetapi juga mulia akhlaknya, jernih budinya, dan kokoh jati dirinya,” ucapnya.

Ia berharap nilai luhur dapat terus diwariskan kepada anak muda Bandung.

“Menjadi kuat itu penting, tetapi menjadi bermanfaat jauh lebih utama,” katanya.

Ia menyebut festival ini dapat menjadi gerbang lahirnya program pelestarian budaya yang lebih besar.

“Penca diharapkan dapat hadir di sekolah, ruang publik, hingga ruang digital sehingga semakin dekat dengan keseharian masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kota Bandung, kata Farhan, berkomitmen merawat budaya lokal termasuk tradisi sebagai identitas yang harus dijaga.

“Kita ingin Bandung tetap menjadi kota kreatif tanpa kehilangan akar tradisinya,” jelasnya.

Ia menegaskan silaturahmi antar paguron, generasi, dan pencinta seni budaya menjadi energi penting bagi keberlangsungan tradisi.

“Budaya bertahan bukan hanya karena diajarkan, tetapi karena diamalkan, dicintai, dan diwariskan dengan kebahagiaan,” imbuhnya.




Wali Kota Bandung Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Ilustrasi Wali Kota Bandung himbau bahaya cuaca ekstrem (Bandungbergerak).

Wali Kota Bandung Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Prolite – Menghadapi intensitas hujan yang mulai meningkat, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, genangan, dan kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem.

Farhan menuturkan, persoalan banjir sering kali terjadi bukan hanya karena faktor alam, tetapi juga akibat perilaku manusia yang kurang peduli terhadap lingkungan.

“Banjir itu sering kali terjadi karena kesalahan kita bersikap. Ini tanggung jawab kita semua. Pastikan tali air tidak tersumbat, gorong-gorong tidak terhalangi oleh bangunan apa pun, dan pemeliharaan drainase terus digencarkan,” ujar Wali Kota Bandung.

wali Kota Bandung Muhammad Farhan
wali Kota Bandung Muhammad Farhan

Ia juga mengingatkan, agar warga berhati-hati terhadap kondisi rumah dan lingkungan sekitar. Curah hujan tinggi disertai angin kencang dapat menyebabkan atap roboh, rumah ambruk, dan pohon tumbang.

“Mari kita jaga bersama dengan sangat hati-hati. Bila warga melihat ada pohon yang dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya, jangan memotong sendiri. Silakan berkoordinasi terlebih dahulu dengan camat atau lurah setempat agar bisa diteruskan kepada DPKP,” imbaunya.

Pemkot Bandung memastikan akan terus memperkuat langkah mitigasi bencana dengan membersihkan saluran air, memantau kondisi pohon rawan tumbang, serta menyiagakan petugas kebersihan dan penanganan cepat darurat di tiap wilayah.

Melalui kolaborasi dan kesadaran bersama, Farhan berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko bencana di musim penghujan.

Jika mengalami kejadian darurat bisa menghubungi layanan kegawatdaruratan melalui 112. 




Pantau Pasar Tradisional, Farhan: Ketersediaan Beras Aman

Ketersediaan Beras Aman / Ramadhan

Pantau Pasar Tradisional, Farhan: Ketersediaan Beras Aman

BANDUNG, Prolite – Pantau ketersediaan beras dan harga beras Wali Kota Bandung, Ketua DPRD Kota Bandung, Bulog, Kepolisian, dan TNI melakukan pemantauan ke sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Kota Bandung.

Wali Kota Bandung M Farhan menyampaikan hari ini pihaknya sengaja berkeliling ke pasar tradisional dan juga ke ritel modern untuk mengambil sampling guna memastikan bahwa distribusi atau suplai change dari beras medium khususnya itu tersedia dengan baik.

“Di pasar tradisional sejauh ini SPHP dari Bulog sudah cukup bagus tetapi juga suplai beras medium diluar SPHP luar Bulog sudah sangat baik sementara di pasar ritel modern kita memang mengharapkan bahwa ini menjadi buffer zone bagi beras medium namun kita masih menunggu perubahan peraturan dari badan pangan nasional mengenai diijinkannya beras medium di suplai ke ritel modern nah nanti di ujung sebagai buffer terakhir itu saya akan berbicara dengan beberapa e-commerce dan memastikan bahwa di e-commerce itu ada outlet-outlet bisa menjual beras medium,” jelas Farhan disela berkeliling pasar Kosambi, Kamis (31/7/2025).

Dinas Perdagangan dan Industri sendiri mengaku ketersediaan beras di Kota Bandung aman. Bahkan ditegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Gin Gin Ginanjar bahwa kualitas beras pun terjamin.

“Sesuai dengan neraca pangan Juli Agustus memang dari sisi ketersediaan kita cukup jadi bahasa neraca itu tahan, sisi mutu dan keamanan kita juga sudah pastikan tadi bahwa hampir tidak ditemukan yang tidak berkualitas atau tidak aman semua memenuhi persyaratan yang ditentukan, termasuk SPHP,” tegasnya.

Farhan kembali menyampaikan bahwa suplai ini menjadi penting karena permintaan beras tidak pernah turun akan naik terus maka suplai harus mengikuti sehingga nanti akan menjadi salah satu indikator pengendalian inflasi daerah.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, mengatakan bahwa DPRD sangat mendukung, me-support langkah langkah pemerintah kota tersebut.

“Tadi kita lihat langsung stok beras aman premium dan medium mudah-mudahan kedepan lancar,” imbuhnya.

Soal keamanan ketersediaan beras dan harga sendiri kata Farhan pengawasan tidak bisa sendiri pasalnya ada Bulog, ada Kepolisian, dan ada TNI dimana mereka ini aktor penting dalam suplai ketahanan pangan.

Kepala Bulog Divre Bandung Erwin Budiana mengatakan, pihaknya telah mensuplai ke 5 pasar sesuai pencatatan BPS dan sudah lulus verifikasi serta sudah disalurkan ke kios kios yang menjual SPHP di pasar Sederhana, Gedebage, Caringin, Kosambi yang proses verifikasi.

“Mudah-mudahan dengan kita masif mengelontorkan beras SPHP bisa membantu menjaga harga dan menjamin ketersediaan beras di kota Bandung. kemarin sudah mengelontorkan kurang lebih 20 ton, mudah-mudahan ya terus nanti kita akan siapkan stok. Stok (ketersediaan beras) kita banyak ya, kita siapkan sesuai kebutuhan dan selama harga masih tinggi kita akan gelontorkan terus, se Bandung raya kurang lebih ada 35 ribu ton kalau dihitung per kapita masyarakat Bandung raya dan kota Bandung ya bisa bertahan 6 bulan lebih,” paparnya.

Bahkan ditegaskan Farhan untuk threshold (tahannya) 4 bulan.

“Saking bagusnya beliau mengelola kita jadi malu pemerintah kota sedang nyariin gudang penyimpanan yang bagus, tapi masalah penyimpanan itu tidak boleh ada penimbunan maka dari itu pihak kepolisian dan TNI akan menjaga. Beras oplosan? Makanya kita akan lakukan titik pengecekan, kami himbau masyarakat jangan panik, insyaa Allah beras semua tipe di kota Bandung ada, dari mulai premium sampai ke medium sampai bubur ada semuanya. Oya saya pastikan juga bekerjasama dengan Dewan Ketahanan Pangan level provinsi, kami melakukan pengawasan sangat ketat terhadap beberapa merk dari ritel modern itu ada 5 merk ditarik karena khawatir adanya pengoplosan,” tegasnya.




Ini Rute Baru Susi Air Yang Diresmikan Wali Kota Bandung

Rute Baru Susi Air Diresmikan

Rute Baru Susi Air: Bandung – Jogjakarta

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung M Farhan mengaku gembira rute baru Susi Air penerbangan Bandung – Jogjakarta resmi diluncurkan mulai Rabu, 2 Juli 2025.

Ia berharap rute baru Susi Air ini menjadi titik awal reaktivasi penerbangan reguler di Bandara Husein setelah sempat mengalami penurunan aktivitas.

Muhammad Farhan, menyambut antusias penerbangan perdana ini. Ia menyebut langkah ini sebagai tonggak awal dari reaktivasi Bandara Husein Sastranegara setelah beberapa tahun mengalami penurunan jadwal penerbangan.

“Alhamdulillah, penerbangan Susi Air ini merupakan salah satu penerbangan terpenting yang menjadi perintis reaktivasi dari jadwal-jadwal penerbangan rutin di Bandara Husein,” ujar Farhan saat menghadiri inagurasi penerbangan perdana Susi Air di Bandara Husein Sastranegara, Rabu 2 Juli 2025.

“Kenapa ini strategis? Karena dengan mendatangkan penumpang sedikit demi sedikit, ini akan mulai memancing kembali permintaan penerbangan dari pesawat berbadan lebar seperti Airbus 320 ataupun Boeing 737,” imbuhnya.

Rute Baru Susi Air Diresmikan

Farhan mengatakan, Pemerintah Kota Bandung akan membicarakan dengan maskapai penerbangan Susi Air sedang menyusun strategi untuk membuka rute tambahan, terutama ke daerah-daerah dengan waktu tempuh maksimal 1,5 jam dari Bandung.

“Mungkin nanti kami dengan Susi Air membicarakan membuka lagi satu penerbangan ke Jawa Tengah atau daerah lainnya,” ungkapnya.

Penerbangan rute baru Susi Air saat ini melayani rute Bandung–Jakarta, Bandung–Pangandaran, dan Bandung–Yogyakarta.

Farhan berharap, rute baru Susi Air yang keempat bisa segera terealisasi guna meningkatkan minat penerbangan dan mendukung geliat ekonomi daerah.

Ia pun menyebut dari sisi kesiapan fasilitas, Bandara Husein telah menyatakan semua sistem dan layanan siap sepenuhnya.

“Air Navigation, air control, keamanan, pemadam kebakaran, hingga dukungan dari Lanud semuanya siap. Kita harus apresiasi TNI AU, Angkasa Pura, serta seluruh pihak yang memastikan Bandara Husein Sastranegara tetap terawat dan berfungsi,” tambahnya.

Farhan juga menegaskan, langkah ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi Bandara Kertajati, melainkan bagian dari strategi pemulihan layanan transportasi udara di Jawa Barat.

“Seperti kata Pak Gubernur tadi, ini adalah bukti bahwa kita mencintai Husein dan juga Kertajati. Keduanya bisa hidup berdampingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi juga menyambut antusias penerbangan perdana ini. Ia menyebut, aspirasi warga untuk menghidupkan kembali Bandara Husein sangat besar.

“Hari ini menjadi titik awal perjuangan kita untuk menjadikan Bandara Husein kembali aktif,” ungkapnya.

Sedangkan , Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein, R. Indra Crisna Seputra mengatakan, kesiapan pihaknya sebagai operator untuk mendukung semua kegiatan penerbangan.

“Ini membuktikan masih ada kepercayaan maskapai untuk terbang dari dan ke Bandung. Semua fasilitas kami pastikan sesuai regulasi, baik dari sisi keamanan, keselamatan, maupun pelayanan,” jelasnya.

Indra memastikan, Bandara Husein tetap memenuhi syarat dan regulasi serta siap mendukung bila frekuensi penerbangan ditingkatkan.

“Kami siap kapanpun untuk mendukung pengoperasian pesawat lebih besar sekalipun,” ujarnya.

Begitupun Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi antusias menyambutnya.

“Kita mah senang banget karena aspirasi yang masuk ke DPRD itu kan banyak banget ingin dibuka penerbangan dari Bandara Husein,” ucapnya.