71 Ribu BPJS PBI di Kota Bandung Dicabut, Farhan: Sudah Masuk Desil 6 Sampai 10

Farhan_BPJS PBI_Wali Kota BAndung

BANDUNG, Prolite – Sebanyak 71 ribu peserta BPJS PBI di Kota Bandung dicabut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan hal itu karena ke 71 ribu peserta tersebut sudah terdaftar di DTSEN dan naik ke desil 6 sampai 10.

“Desil itu kan 1 sampai 10. Desil 1 sampai 5 itu miskin dan dapat BPJS PBI. Tapi orang kan enggak mau miskin selamanya dong, maka dia juga berhak untuk naik.

Ketika DTSEN menunjukkan kelompok desil 5 sudah naik ke desil 6, maka dengan sendirinya hak untuk mendapatkan PBI-nya hilang. Itu konsekuensinya,” jelasnya.

“Lalu bagaimana dengan yang masih belum mendapatkan? Kita sudah melakukan rekonsiliasi data, 72 ribu penerima baru atau pemulihan sudah didaftarkan ke BPJS PBI. Tapi proses administrasinya tidak serta-merta langsung jadi, butuh waktu beberapa hari. Nah, ketika proses administrasi pemulihan BPJS PBI inilah terjadi kekosongan,” ujar Farhan.

Ketika terjadi kekosongan itu maka aka diganti sementara waktu dengan UHC.

“Jadi misalnya saya tadinya penerima PBI, lalu masuk desil 6 dan ingin memulihkan kembali, itu butuh waktu beberapa hari. Dalam waktu itu, kalau tiba-tiba saya sakit berat, saya boleh datang ke rumah sakit dan menyatakan ingin menggunakan UHC. Itu harus dilayani. Syaratnya cuma satu KTP-nya Kota Bandung,” tegasnya.

Farhan mengingatkan kalau sampai ada rumah sakit menolak pasien miskin dengan alasan UHC, maka jika rumah sakit negeri sanksinya akan dipecat sedang rumah sakit swasta sanksinya cabut izin.